12/28/2018

SINOPSIS Your House Helper Episode 1 PART 1

SINOPSIS Your House Helper Episode 1 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Inayahonly
All images credit and content copyright: KBS2
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Your House Helper
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Your House Helper Episode 1 Part 2

Tampak sesosok pria yang sedang mengayuh sepeda nya sendirian dengan bersemangat. Siapakah dia? 


Dia, seorang yang memerankan tokoh utama dalam cerita ini. Dia terlalu pantas hanya memakai sepeda bukan? Lalu, kenapa dia hanya memakai sepeda? Bukankah biasa nya pemeran utama menggunakan mobil ? Pergi kemana dia?


Didapur sebuah rumah yang cukup besar,seorang Ibu sedang memasak makanan untuk keluarga nya.


Ibu : “Sayang, bisa sedot debu diruang keluarga?” pintanya kepada suaminya. 


Ayah : “Hm.. Baiklah.” Sang Ayah mengiyakan dan melakukan nya.


Terlihat anak nya sedang melipat pakaian kusut dan memerhatikan bulu terbang melewatinya.


Setelah melewati anak tadi, bulu tadi terbang dan tampak disana pria yang cukup berisi sedang membersihkan sprey jemuran milik nya. 


Dan satu keluarga lagi yang seperti  lainnya,seorang Ibu menjemur pakaian, dan anak-anak nya sedang bermain.


Pria bersepeda tadi , sedang mengayuh sepeda nya ke tempat sebuah rumah seseorang. Apakah seseorang itu adalah kekasihnya? Atau keluarga nya?


Inilah rumah nya dan dia sudah sampai dan memakirkan sepeda nya.


Kim Ji-Woon memencet bel, berharap pemilik rumah segera membukakan pintu untuk nya.


Sedang menunggu dibukakan pintu , bulu terbang tadi melintas di pundak nya. Itu artinya kisah drama nya akan segera dimulai.


Kim Ji-Woon (Ha seok-Jin) 
Ia adalah pekerja rumah tangga. Keterampilan nya sangat baik , dan penghasilan nya cukup baik sebagai pembantu.


Agen Renovasi. Tertulis dalam bahasa korea di depan rumah kaca tersebut. Setelah pintu mengkonfirmasi dari pemilik rumah , pintu sudah terbuka otomatis, dan Kim Ji-Woon masuk kedalam rumah.


Berserakan kemana-mana tampak seperti rumah yang berantakan.


Ekspresi takjub terlihat dari wajah Kim Ji-Woon.


Pria tua alias Yon Gun-Jang  muncul dari balik tirai , dan mengatakan “Hei bagaimana? Apakah aku sudah melakukan seperti yang kau katakan? Rapi bukan?” 


Kim Ji-Woon hanya diam dan memerhatikan tingkah Kakek Yon sedang menobati luka di kaki nya.


Sambil mengobati kakinya, Kakek Yon memberitahu lukanya sudah dirasakan selama sebulan. Setelah memberi salep, ia memakaikan plester ke kakinya. Lalu ia bertanya apa yang akan dimasak oleh Ji Won.


Kakek Yon sudah pergi padahal Ji Won belum menjawab pertanyaannya. Angin berhembus dengan kencang hingga tirai tersingkap dan tissue membelai.


Ji Won melihat obat Kakek Yon tertinggal di atas meja. Ia berimajinasi melihat obat-obatan itu bergerak sendiri.


Ji Won heran melihat kedua obat itu bergerak. Ia mendekat dan memperhatikannya.


Bukan hanya obat, benda-benda lain juga tampak bergerak di mata Ji Won. Ia membelakkan matanya karena benda-benda itu terlihat saling berkomunikasi.


Ia sungguh bingung apalagi ketika baju dan topi Kakek Yon ikut bergerak. “Diam,” katanya pada benda-benda itu. Mereka tidak peduli dan terus bicara dengan bahasanya sendiri. “Maafkan aku.” Lalu Kakek datang lagi dan benda-benda itu mendadak diam .


Ji Won merasa kakek tidak nyaman karenanya. Tapi kakek bilang ia baik-baik saja, lalu duduk dan membaca koran.


Ji Won merasa tersentuh pada Kakek Yon , dan memulai pekerjaannya dengan merapikan benda-benda lain serta obat-obat Kakek Yon.


Membor dan merapikan tempat-tempat lainnya, dengan hati-hati.Membereskan topi-topi serta kemeja ke tempat yang sudah disiapkan Ji Won.


Saat semuanya sudah tertata rapih , Kakek Yon melihat seisi ruangan dan sangat kagum kepada Ji Won, melihat seluruh nya sudah tertata sangat rapih.”Aku senang barang-barangku bisa terlihat semua” .


Ji won tersenyum karena mengerti dan paham bahwa Kakek Yon dahulu sering bertengkar dengan istrinya. Kakek Yon hanya tertawa dan mengatakan “bagaimana kau bisa tahu?”


Ji won mulai memasak makanan untuk Kakek Yon 


Sembari menunggu Ji Won memasak dan menyiapkan makanan, Kakek Yon menonton TV acara berita tentang Peringatan bahaya di lau diterapkan untuk pesisir timur dan barat, dan mengemil makanan ringan didalam toples.


Setelah makanan dihidangkan , Ji Won meberitahu Kakek Yon bahwa makanan sudah disiapkan.


Setelah menyiapkan makanan , dia melanjutkan pekerjaan nya mengambil pakaian yang sudah kering dijemur. 


Kemudian Kakek Yon datang dan mereka membicarakan rumah disebelah Kakek Yon, bahwa dahulu rumah tersebut sangat bagus dan diingikan Pak Im, dan mengatakan “Manusia dan rumah bisa hancur jika tidak dirawat”.Dan memberitahu Ji Won bahwa seharusnya rumah besar itulah yang harus dia rawat karena merasa khawatir bahwa yang mengurus rumah besar tersebut adalah wanita kecil (gadis) seorang diri .


Selagi merapikan pakaian jemuran ,Ji Won merasa sudah bosan karena Kakek Yon telah memberitahu hal ini berkali-kali dengan memberi kartu nama Ji Won pada Gadis tersebut. Tetapi Kakek Yon tetap bersih keras dan bertanya apakah Gadis itu menelepon Ji Won. “Sama sekali tidak” mendengar jawaban tidak dari Ji Won, Kakek Yon merasa aneh dan menyarankan Ji Won untuk pergi menemui Gadis tersebut. “Aku tidak mau.”.


Mendengar penolakan langsung dan ekspresi Ji Won ogah untuk menemuinya . Kakek Yon pun pergi. 


Setelah melihat Kakek Yon pergi, Ji Won menangkap sosok gadis dari bawah rumah tempat rumah besar tersebut. Ia melihat gadis tersebut dan memerhatikan dirinya sedang menjemur pakaian di bawah panas matahari. 


Melihatnya menjemur dengan tidak rapih , diaa merasa heran dengan nya. Dan membandingkan pakaian rapih yang kini ada ditangan nya dengan milik pakaian gadis tersebut.


Gadis remaja yang pemalas, namun cantik dan memiliki rumah besar seorang diri *Im Da-Young (Bona)* dialah gadis yang dibicarakan oleh Kakek Yon dan Ji Won.


Setelah melepas kepenatan ia melihat Ji Won yang sedang di atas memperhatikan dirinya.


Ji Won : “Dia sama seperti cucian nya.”


Da Young : “Aku seperti cucianku?” 


“Kusut semua” ledeknya. Da Young bertanya balik karena merasa diejek oleh Ji Won. Setelah kejadian adu sengit tadi , Da Young pun bergegas pergi dari tempat masing-masing.


Ji Won sedang membereskan alat jemuran nya dan mengatakan pada dirinya “Aku adalah pembantu rumah tangga. Jika ingin bantuanku, orang harus membuka pintu untukku.” . “Aku tidak berniat membuka pintu yang tidak bersedia dibuka.”


Terlihat Da Young kesal kepada Ji Won dan langsung masuk kerumah nya .


“YOUR HOUSE HELPER”
Mengisahkan sesosok pria yang melakukan pekerjaan sehari-hari di rumah orang lain , mengelap debu, membuang barang-barang tidak berguna,melipat pakaian kusut,dan mencuci piring. Demi memenuhi kebutuhan yang sulit terpenuhi. Dan dia mendapat telepon dari seseorang. Dia cukup terampil dalam melakukan hal pekerjaan rumah tangga.Siapa sangka ? bahwa penghasilan nya lebih dari yang orang kira.


Merias wajah ,memakaikan bedak, lipstik , mengeringkan rambut dengan alat pengering rambut, kini Da Young tengah bersiap pergi magang dan merasa tidak cukup waktu untuk mengeringkan rambutnya, dan lebih memilih membiarkan rambutnya begitu saja. 


Da Young berlari-lari kecil didalam rumahnya yang megah dan keadaannya lebih parah dari rumah Kakek Yon yang pada awalnya. 


Kemudian dia mengambil 2 plastik besar dan membawa nya bersama nya. Kemudian dia berhenti sejenak 


Da Young : “Aku tidak akan pernah lupa pamit kepada Ayah.”


Da Young : “Aku sayang Ayah.” Dan kiss bye kepada foto Ayah nya yang sudah tiada.

Penulis Sinopsis: Inayahonly
All images credit and content copyright: KBS2
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Your House Helper
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Your House Helper Episode 1 Part 2

Comments


EmoticonEmoticon