1/04/2019

SINOPSIS My Strange Hero Episode 14 PART 2

SINOPSIS My Strange Hero Episode 14 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 14 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 14 Part 3

“Kau dan Bok Soo berteman,” kata Soo Jeong. Se Ho tercengang. “Kau terus bilang kita harus melupakan masa lalu, tapi sampai aku menemukan kebenarannya, kurasa aku tidak bisa melupakan masa lalu.”


“Ini makanan ketiga yang kujanjikan padamu,” kata Soo Jeong lalu pergi.


Se Ho terlihat sedih.


Su Jung mengantarkan pesanan ke sebuah rumah besar. “Siapa yang tinggal di sini?’ gumamnya lalu menekan bel. “Pengiriman!” Su Jung masuk dan diminta meletakkan makanannya di atas meja.


Su Jung melihat 4 siswa sedang belaar bersama guru privat. Chae Min salah satu di antara mereka.


Di meja makan, para ibu dari 4 murid itu sedang membicarakan Se Ho yang mendukung Kelas Wildflower. Mereka kesal karen dana dari DInas Pendidikan disalurkan pada murid-murid yang mendapat nilai terendah. “Berapa?” tanya Ibu Chae Min.


Su Jung bilang ia senang bisa bertemu dengan para ibu dari Kelas Ivy. “Anakku juga di Kelas Ivy,” kata Su Jung bangga. Salah satunya bertanya nama anaknya. “In Ho. Kang In Ho dari Kelas Ivy.”


“Kang In Ho?” tanya salah satu dari mereka dengan heran.


Su Jung pulang ke rumah dan memanggil In Ho. Ia bertanya, “Kenapa kau tidak memberitahu kalau Kelas Wildflower mendapat pelajaran khusus?” In Ho bertanya bagaimana ibunya bisa tahu. “Tidak ada harapan. Apa gunanya pelajaran itu? Sangat frustasi,”


Bok Soo bilang pamannya juga di Kelas Wildflower. “Apa? Siapa yang peduli. Kau anak ibu dan Bok Soo anaknya ibuku,” kata Su Jung. In Ho bilang ia lelah dan akan kembali ke kamarnya. “Baillah, ibu akan berikan tonik itu lagi.”


Su Jung bilang para ibu Kelas Ivy harus bekerja sama. Ia mengambil ponselnya, “Ini Ibunya Chae Min? Halo? Aku ibunya In Ho.”


“Baiklah, sampai jumpa di sana,” kata Ibu Chae Min lalu menutup ponselnya. “Chae Min, seberapa bagus nilai Kang In Ho? Dia diterima di Kelas Ivy setelah ujian baru-baru ini?”


Chae Min: “Kang In Ho?”
Ibu: “Lee Chae Min!”
Chae Min: “In Ho di Kelas Wildflower.”


Ibu Chae Min sangat terkejut.


Gyeong Heon memberitahu calon kliennya bahwa mereka tidak bisa menggantikannya dalam ujian. Ia menasehati bahwa tugas mereka adalah belajar, tapi teleponnya terputus. Ia merasa menyebarkan brosur di sekolah bukan ide yang bagus. Min Ji bilang sabar saja, pasti ada satu yang bernilai uang.


“Dia datang. Dia di sini. 5, 4, 3, 2, 1,” kata Gyeong Heon.


Tepat setelah hitungan selesai, Guru Park datang. Gyeong Heon bertanya apa yang Guru Park lakukan di sana. “Bapak kemari meminta sesuatu kepada kalian,” kata Guru Park sambil meletakkan sebuah amplop berisi uang di atas meja.


Karena Guru Park pelanggan, mereka melayaninya dengan sangat baik. Min Ji mempersilakannya duduk dan menyipakan secangkir kopi untuknya. Gyeong Heon bertanya apa yang bisa mereka bantu.


Guru Park tersenyum licik, “Begini…”


“Pak, Bapak ini benar-benar sakit? Kemarin Bapak baik-baik saja. Bapak bahkan membayar uang untuk menghindari survey tinjauan,” kata Bok Soo heran.


Guru Park bilang ia memang benar-benar sakit, bahkan sampai tidak bisa makan bubur. “Hei, Bapak bohong. Aku bisa dengar Bapak menyeruput jjajangmyeon,” kata Bok Soo.


“Tidak, Bapak memang sakit,” kata Guru Park berbohong. “Guru lain akan pergi denganmu. Jadi pastikan kau melakukan pekerjaanmu dengan baik.” Ia pura-pura batuk. “Sampai jumpa.”


Ibu datang dan bertanya apakah terjadi sesuatu yang baik. “Itu… aku sudang berusaha emmbuat sesuatu yang baik terjadi,” kata Guru Park.


“Ah, siapa guru lainnya?!” keluh Bok Soo. Tapi kemudian ia melihat Soo Jeong datang. “Son Soo Jeong?!”


Soo Jeong bertanya apa yang Bok Soo lakukan di Terminal Bus Chungju. “Kau orang yang dikirim Guru Park?” tanya Soo Jeong memastikan.


“Ah, aku suka pria tua ini,” gumam Bok Soo pelan. Soo Jeong bilang Guru Park tidak bisa melakukan itu padanya, jadi ia mengambil ponselnya untuk menghubunginya.


“Dia tidak mengangkatnya,” kata Bok Soo. Soo Jeong menutup ponselnya karena memang tidak ada jawaban. Bok Soo tersenyum licik dan berkata, “Maksudku, kita berdua… tidak mengharapkan ini. Tapi aku masih harus bekerja karena aku dibayar. Jadi kita pergi saja. Ayo, Bu Guru. Kita tidak punya banyak waktu.”


Bok Soo berjalan menuju pintu. “Bu Guru…” panggilnya karena Soo Jeong masih diam saja. “Bu Guru..” Soo Jeong terpaksa mengikutinya.


Mereka masuk ke dalam mobil. Bok Soo bilang ia sudah membuat daftar tempat yang akan mereka kunjungi dan ia bertugas mengambil foto untuk laporannya. Bok Soo menebak ia pasti sudah mengesankan Soo Jeong. Soo Jeong mengelak. Ia bertanya bagaimana Bok Soo bisa bekerja di bidang itu.


Soo Jeong: “Apa pacarmu menyarankanmu bergabung?”
Bok Soo: “Pacar? Maksudmu Min Ji? Wah, dia luar biasa. Aku belum punya pacar selama 9 tahun. Kebetulan aku membantu orang, tapi orang itu bersikeras membayarku. Lalu Gyeong Heon bilang kalau bisnis ini punya prospek yang cerah jadi kami memulainya.”


Soo Jeong memuji usaha Bok Soo. “Aku akan mengurus Anda dengan baik, pelanggan!” kata Bok Soo. Soo Jeong menyuruh Bok Soo memanggilnya ‘Ibu Guru’. “Hei, aku di sini bukan sebagai muridmu. Ayo, Nona So Jeong.”


Soo Jeong meminta Bok Soo tidak melewati batas karena dia adalah gurunya. Bok Soo hanya tersenyum.


Gyeong Heon masih ragu apakah Bok Soo akan datang untuk menjalankan tugasnya atau tidak, jadi ia menghubunginya lewat video call. “Hei, laporkan padaku,” kata Gyeong Heon ketika tersambung.


“Bok Soo….” panggil Min Ji sambil melihat ponsel Gyeong Heon.


“Lihat, aku di sini,” kata Bok Soo menunjukkan monument yang ada di belakangnya. Tapi perhatian Gyeong Heon dan Min Ji malah tertuju pada Soo Jeong yang juga tertangkap di kamera.


Pupil Min Ji membesar.


“Semoga berhasil,” kata Gyeong Heon lalu menutup ponselnya.


“Hei, mana kunci mobil?” kata Min Ji sembari pergi.


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 14 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 14 Part 3

1 komentar


EmoticonEmoticon