1/10/2019

SINOPSIS My Strange Hero Episode 15 PART 3

SINOPSIS My Strange Hero Episode 15 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 15 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 16 Part 1

Dokter Park masuk ke UKS dan membuka tirainya.


“Halo! Aku merawatnya karena dia sakit,” kata Soo Jeong.


“Bu Guru, itu… itu obat cari pereda nyeri,” kata Bok Soo keperihan. 


Soo Jeong menjerit dan menjauh. “Tolong rawat dia untukku,” kata Soo Jeong panik dan memberikan obatnya pada Guru Park. Ia lalu buru-buru pergi. Bok Soo meminta bantuan.


“Apa yang terjadi?” kata Dokter Park bingung lalu membersihkan mata Bok Soo yang terasa perih.


Dokter Park tampak terpesona dengan ketampanan Bok Soo. (wkkk) “Bu.. Bu..” panggil Bok Soo.


Dokter Park sadar dan berkata, “Ibumu pasti sangat bangga padamu.”


Bok Soo tidak percaya Soo Jeong tidak ingat bahwa ia sudah mengajaknya berpacaran. Guru Park datang dan menempelkan kaleng minuman dingin ke pipinya. Bok Soo berteriak kesal. Guru Park bertanya kenapa Bok Soo tidak ceria seperti tadi pagi. Guru Park memberikan 1 kaleng minuman untuk Bok Soo.


Bok Soo bilang mereka seperti berpacaran, padahal pacarnya yang sebenarnya tidak mengakuinya. “Itu hubungan sepihak?” goda Guru Park. Bok Soo menyangkal keras. “Soo Jeong mungkin merasa tidak nyaman berpacaran denganmu. Bapak pribadi berpikir kau harus menunggu sampai lulus…”


Bok Soo bilang ia dan Soo Jeong sudah sama-sama dewasa. Ia juga tidak peduli jika mereka adalah guru dan murid. “Aku terlalu banyak membuang waktu. Aku tidak akan ragu lagi. Aku mengharapkan dukungan dari Bapak,” kata Bok Soo lalu berlari pergi.


Guru Park hanya tersenyum karena sudah tidak terkejut lagi dengan sifat Bok Soo. Ia berharap Bok Soo berhasil.


“Ah, aku benci belajar Hanja. Kenapa orang Korea perlu belajar membaca Hanja?” keluh Siswa A.


Soo Jeong bilang puisi yang ditulisnya itu sangatlah mudah. Puisi itu ditulis oleh Istri Raja saat melarikan diri darinya, kemudian Raja itu mengejarnya, tapi dia ditolak.


Soo Jeong melihat tidak satu pun murid yang memperhatikannya. Ia lalu mulai berjalan sambil membaca puisinya.


Sejak tadi,Bok Soo menyembunyikan wajahnya di dalam buku. Ia mengintip saat Soo Jeong berjalan di dekatnya.


Bok Soo menjatukan sebuah kertas yang dilipat. Soo Jeong terkejut dan langsung mengambilnya.


Bok Soo kegirangan, tapi Young Min memergokinya. “Aku cuma menulis pesan untuknya semoga sukses,” bisik Bok Soo. Young Min tidak mudah percaya.


Soo Jeong mengakhiri puisinya lalu menyelipkan kertas tadi di antara lembaran bukunya.


Soo Jeong membuka kertasnya di dalam bilik toilet. Ia tersenyum-senyum sendiri.


‘Ayo kita kencan,’ tulis Bok Soo dan menggambar petanya. “Apa dia luoa? Dia tidak tahu kalau aku tidak berkencan dengan pria bodoh? Astaga. Dia pikir aku akan benar-benar muncul?”omelnya padahal hatinya senang.


Su Jung tampak berdandan. “Halo, aku ibunya Kang In Ho,” latihnya di depan cermin.


Ibu masuk dan sangat terkejut karena dandanan Su Jung sangat berlebihan.


Su Jung: “Ibu, apa aku terlihat kaya?”
Ibu: “Aku takut kau mungkin muncul dalam mimpiku.”
Su Jung: “Haha.. benarkah. Apa ini berlebihan? Kupikir aku terlihat cantik.”


Para ibu heran bagaimana Su Jung bisa salah mengira anaknya ada di kelas Ivy. Seorang ibu menyarankan agar memberitahu Su Jung, tapi yang lainnya bilang ia tidak mau mencampuri urusan keluarga lain. “Bagaimana ia bisa tidak tahu tentang anaknya sendiri?” kata Ibu Chae Min.


Dengan high heels merah dan mantel bulu, Su Jung datang dan menyapa para ibu. Ia meminta maaf karena tidak pernah datang ke pertemuan orang tua dan mulai sekarang ia bisa sering dihubungi untuk berkumpul. Ia lalu memesan minum.


Seorang ibu bertanya apa jurusan Su Jung. “Aku? Jurusan Sepak Takraw,” kata Su Jung. Mereka tidak ada yang tahu tentang itu. “Itu terpilih sebagai cabang olahraga resmi pada tahun 2000 oleh Festival Olahraga Nasional. Net-nya ada di tengah. Dan kau hanya menggunkan kaki untuk menendang bola melewati net. Ah… biar kuperlihatkan.”


“Astaga!” kata para ibu saat Su Jung melakukan gerakan menendang bola agar melewati net. Para pengunjung yang lain juga terkejut. “Kami mengerti. Duduklah kembali.”


“Aku dulu seorang Killer,” kata Su Jung. Para ibu terkejut. (killer=pembunuh). “Itu posisiku. Orang yang bertugas untuk menyerang disebut Killer.” Para ibu menghela napas lega.


Ibu Chae Min bertanya pada salah satu ibu yang akan menjadi pengawas ujian keesokan harinya. Su Jung terkejut karena ini pertama kali ia mendengar tentang itu.


“Tentu saja. Kita perlu melakukan itu untuk mendapat kesempatan bicara dengan guru,” kata ibu itu.


“Pengawas? Para ibu melakukan hal semacam itu?” tanya Su Jung.


Para ibu kehilangan kata-kata.


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 15 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 16 Part 1

Comments


EmoticonEmoticon