1/28/2019

SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 PART 1

SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 20 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 Part 2

Bok Soo masuk tanpa permisi ke ruang guru, lalu menyobek surat pengunduran diri yang disiapkan Se Ho untuk Guru Park. Semua yang ada di sana. “Ketua Dewan Oh Se Ho… Kau bukan pemilik sekolah ini,” kata Bok Soo.


Se Ho bilang ia hanya meminta Guru Park menanggung apa yang sudah dilakukannya yaitu membuat tuduhan palsu merusak reputasi SMA Seolsong. Bok Soo bilang Se Ho tidak seharusnya melakukan itu di depan murid. “Murid?” tanya Se Ho heran.


“Mungkin Anda lupa. Aku ini murid,” kata Bok Soo. Se Ho menyuruhnya bertingkah sebagai murid dan jangan ikut campur urusan guru.


“Hei!” teriak Guru Park saat melihat Bok Soo terpancing. “Kang Bok Soo, kau…” Guru Park menggeleng pelan pada Bok Soo.


Guru Park lalu menulis surat pengunduran dirinya. Se Ho tersenyum licik. Guru Park bilang tuduhan yang ia lakukan tidaklah salah dan Se Ho-lah yang paling tahu tentang itu. “Surat pengunduran diri ini… Anda boleh menerimanya kapan saja,” kata Guru Park.


Guru Park bilang ia juga akan berusaha yang terbaik sampai waktunya di SMA Seolsong habis. Se Ho mengambil surat itu. “Pikirkan baik-baik apa yang terbaik bagi Anda,” kata Se Ho lalu pergi.


Bok Soo sangat tidak suka melihat guru kesayangannya bersedih. Ia menyusul Se Ho. Soo Jeong juga sangat prihatin pada Guru Park, tapi ia tidak berdaya.


“Oh Se Ho!” panggil Bok Soo. Se Ho menoleh. “Katakan padaku! Memecat Guru Park, mengancam Soo Jeong dan memindahkan paksa Kelas Wildflower. Apa yang sedang kau lakukan?”


Se Ho bilang ia tidak memindahkan murid Kelas Wildflower, tapi itu adalah program khusus yang direkomendasikan Kepala Sekolah.


Bok Soo bilang ia tahu rencana Se Ho adalah mengusir murid dengan nilai terburuk. Se Ho bilang lebih baik dipindahkan daripada menjadi bawahan sekolah. “Jika kami pergi, nantinya ada murid baru juga yang menjadi bawahan!” protes Bok Soo.


“Itu bukan urusanku,” kata Se Ho santai. Bok Soo kecewa mendengar ketidakperhatian Se Ho itu. 


“Kalau begitu… jika kami bisa naik ke atas, apa kami boleh tetap di sini? Bisakah begitu jika nilai kami meningkat?” tanya Bok Soo. Se Ho tertawa mengejek.


Se Ho: “Kau?”
Bok Soo: “Bukan. Kami. Jika kami mendapat nilai lebih bagus, kau mau merencanakan apa lagi?”


Se Ho menghela napas dan bilang akan mempertimbangkan usulan Bok Soo. “Akan kunantikan. Meski itu tidak mungkin,” ujarnya lalu pergi.


Guru Hong bilang mereka harus lebih berhati-hati agar tidak menghadapi pemecatan seperti yang terjadi pada Guru Park.


Guru Gwi Hang masalah surat pengunduran diri itu sangat menakutkan. Young Joon mengkhawatirkan keadaan Bok Soo. Soo Jeong tampak bingung.


Guru Jang: “Apa Kang Bok Soo dan Ketua Dewan itu dulunya berteman?”
Guru Hong: “Apa? Teman? Aku yakin mereka musuh bebuyutan.”


Guru Kim yang tahu tentang sejarah mereka berdua tidak mengatakan apa-apa.


Guru Song menemui Soo Jeong dan bilang Bok Soo mengatakan pada Se Ho bahwa Kelas Wildflower akan menaikkan nilai rata-rata kelasnya untuk ujian berikutnya. “Apa?” Soo Jeong terkejut.


Guru Song bilang nilai rata-rata Kelas Wildflower terakhir kali adalah 29,5. Ia menahan tawanya. “Kudengar dia bilang, jika kelasnya bisa meningkatkan nilai rata-rata menjadi 50, mereka tidak akan pindah sekolah seperti yang sudah direkomendasikan oleh kepala sekolah,” kata Guru Song.


Soo Jeong terkejut karena ia baru tahu tentang rencana pemindahan sekolah itu. Guru Song bilang Se Ho yang memerintahkan. “Aku tahu dia Ketua Dewan, tapi bagaimana bisa dia memutuskan itu? Orang tua tidak akan menerimanya,” protes Soo Jeong.


Guru Song bilang Se Ho berencana untuk berbincang dengan para orang tua dari Kelas Wildflower. Ia juga bilang kalau Bok Soo  akan memastikan rata-rata kelasnya naik. Soo Jeong menghela napasnya.


“Hei, bunga liar!” panggil Bok Soo saat masuk ke Kelas Wildflower. Semua murid terkejut dengan panggilan itu.


Jae Yoon: “Bunga liar? Kau ini kenapa?”
Bok Soo: “Kita… perlu belajar.”


“Oppa… aku memang menyukaimu, tapi ini tidak benar,” tolak So Ra. In Ho bilang pamannya ternyata sudah kalah. Bok Soo bertanya apa mereka semua mau dikeluarkan dari sekolah.


Seung Woo bilang jika pemilik sekolah menyuruh pergi, maka mereka tidak punya pilihan lain. Soo Jeong masuk ke kelas.


Soo Jeong mengulangi ucapan Bok Soo bahwa pemilik sekolah adalah para murid, bukan Ketua Dewan. Young Min bilang mereka tidak punya kekuatan.


Bok Soo bilang mereka tidak akan dipindahkan ika menaikkan nilai rata-rata kelas mereka. “Kita mungkin bisa mencobanya. Ini menyedihkan,” kata Bok Soo. Soo Jeon bilang mereka patut mencobanya dan ia akan berusaha membantu karena ia tidak ingin mereka pergi.


Jae Yoon bilang sebelumnya mereka tidak pernah belajar. Para siwa mulai mengeluarkan bukunya walau dengan malas-malasan. Seung Woo tersenyum.


Di Ruang Konseling, Min Ji bilang dipindahkan lebih mudah daripada belajar,jadi jangan repot-repot. Bok Soo bilang mereka berkumpul sebagai senior untuk membantu junior mereka, jadi harusnya Min Ji dan Gyeong Hyeon merasa bangga. Min Ji bilang tugas senior adalah membantu juniornya mencari jalan yang lebih mudah.


“Aku akan mengajukan permintaan resmi,” kata Soo Jeong yang berminat menggunakan agen jasa ‘Permintaanmu’.


Gyeong Hyeon: “Aigoo… pelanggan.”
Min Ji: “Maaf tidak mengenali.”
Soo Jeong: “Kita perlu strategi untuk menaikkan nilai mereka.”


Gyeong Hyeon bilang itu akan sulit karena murid-murid Kelas Wildflower tidak terbiasa belajar, jadi mereka perlu bekerja pada konsentrasi murid terlebih dulu. “Aku akan mencari metode khusus,” kata Min Ji.


Soo Jeong bilang akan sulit bila menaikkan matematika dalam waktu singkat, jadi mereka harus fokus pada Bahasa Inggris dan Bahasa Korea. “Kalau Bahasa Korea aku bisa, tapi bagaimana dengan Bahasa Inggris?” tanya Soo Jeong.


“Bahasa Inggris? Aku kenal seseorang yang bisa membantu kita,” kata Bok Soo.


“Young Joon..” panggil Bok Soo dengan akrab. Mereka semua kaget karena panggilan Bok Soo tidak sopan pada gurunya. “Katamu mau bantu kan?” Young Joon bertanya apa yang bisa ia bantu.


“Maaf, Guru Ma. Bok Soo biasanya tidak sekasar itu,” kata Soo Jeong sambil memukul Bok Soo. Min Ji juga menyebut Bok Soo sudah gila.


“Ini aku, Ma Young Joon. Aku dulu satu sekolah dengan kalian,” kata Young Joon. Mereka semua masih tidak ingat. “Saat masih sekolah, aku tukang antar camilan.”


Bok Soo merasa tidak enak mendengarnya.


“Kau Ma Young Joon itu?!” kata Soo Jeong terkejut.


“Ma Young Joon?” Min Ji juga tidak kalah terkejut. Bok Soo bilang waktu berlalu dan Young Joon menua begitu cepat. Gyeong Hyeon setuju dengan ucapan Bok Soo. Soo Jeong minta maaf karena tidak mengenali Young Joon sebelumnya.


Young Joon bilang tidak masalah dengan itu. Ia malah senang bisa melihat teman satu sekolahnya dulu berkumpul bersama. Ia tertawa, tapi yang lainnya merasa terlalu canggung untuk ikut tertawa.


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 20 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 Part 2

Comments


EmoticonEmoticon