1/29/2019

SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 PART 2

SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 Part 3

Guru Park tampak murung di depan meja kerjanya. Ia merasa sedih karena menurut Se Ho ia hanya guru yang baik bagi Bok Soo.


”Akulah bukti bahwa didikan Anda gagal total,” kata Se Ho saat itu.


Guru Park mengingat saat ia menatap Se Ho yang terbaring di rumah sakit.


Soo Jeong datang dan mengajaknya minum soju bersama.


Bok Soo menuangkan soju sampai hampir tumpah. Guru Park menyuruhnya berhenti. “Inilah betapa aku mencintai Bapak. Silakan minum dan lupakan apa yang terjadi hari ini,” kata Bok Soo.


Guru Park sudah akan minum tapi ia berubah kesal. Ia bertanya bagaimana bisa Bok Soo membuat kesepakatan yang sulit dengan Se Ho.


“Bapak lihat saja nanti. Bapak lupa bagaimana Soo Jeong menaikkan nilaiku hingga 50 poin?” kata Bok Soo. Guru Park mengakui bahwa Bok Soo dan Soo Jeong memiliki kemauan kuat.


Saat yang lain sudah meninggalkan ruang makan, ibu bilang Guru Park agar pucat. Guru Park bilang muridnya melakukan kesalahan, tapi ia tidak bisa memperbaikinya. Ia merasa sangat terluka karenanya. Ibu bilang anak-anak melakukan itu karena menginginkan perhatian atau bantuan.


Saat Se Ho akan pergi ke sekolah, Nyonya Lim bertanya bagaimana proses pemindahan murid Kelas Wildflower. Se Ho bilang akan dilakukan secepatnya. Nyonya Lim bilang percuma bagi Se Ho untuk mencari tahu bisnis sekolah. 


Se Ho bilang lihat saja nanti. “Jangan ikut campur urusan ibu,” kata Nyonya Lim. Se Ho bilang ia tidak akan melakukan itu.


Dalam perjalanan ke sekolah, Se Ho membaca catatan kinerja Chae Min. Sekretaris Yoon memberitahu kalau teman-teman Bok Soo bekerja di sekolah. Ia bertanya apakah perlu dihentikan.


 “Kenapa harus dihentikan? Itu menyenangkan. Apa mereka mencari sesuatu?” kata Se Ho. Sekretaris Yoon menduga kalau mereka sedang menggali informasi sekolah. “Biarkan saja. Untuk pertama kalinya, aku dan Bok Soo punya tujuan yang sama. Kami berdua ingin mengubah sekolah.”


“Anda berencana memanfaatkannya?” tanya Sekretaris Yoon. Se Ho bilang akan lebih baik jika mereka berguna.


Pak Kim memberitahu bahwa Guru Park menerima banyak keluhan dari orang tua, jadi mereka akan mengambil tindakan disipliner. “Guru Bahasa Korea lain akan mengambil alih jam mengajar Anda. Dan kami minta Anda untuk menjaga kebersihkan sekolah,” kata Pak Kim.


Semua orang terkejut. Guru Park membaca laporan keluhan dan merasa itu tidak masuk akal.


“Saya tersinggung saat dia memprioritaskan Eklas Wildflower selama kontes debat.”
“Selama kelas, dia melakukan banyak hal konyol yang tidak ada kaitannya dengan penerimaan mahasiswa baru. Bukankah seharusnya prioritasnya adalah membantu murid masuk universitas?”


“Dia mendapat nilai kinerja rendah. Kenapa dia ditugaskan di Kelas Ivy? Tolong gantikan dia dengan guru lain!”
“Saya ingin meminta Guru Park mengundurkan diri.”


Guru Park terlihat membereskan sampah. Bok Soo datang dan bilang kalau Guru Park harusnya hanya mengawasi. “Kau tidak tahu kabar terbaru?” tanya Guru Park,


Bok Soo bertanya kenapa Guru Park membiarkan mereka memperlakukannya seperti itu. Guru Park bilang ia tidak tahu kenapa Se Ho bisa berbuat sejauh itu, tapi ada sesuatu yang mengganggu pikirannya.


“Bapak gagal mendidiknya sebagai gurunya,” kata Guru Park. Bok Soo bilang ia dan keluarganya saja tidak tahu bagaimana perasaan In Ho sebenarnya, padahal mereka tinggal bersama. Ia bilang yang jelas Guru Park selalu mencoba yang terbaik untuk mendengarkan dan membantu mereka.


Bok Soo tahu Guru Park tidak akan menolak seandainya saja Se Ho meminta bantuannya. Menurutnya, Guru Park harus melawan agar tidak semakin banyak murid yang berbuat kesalahan.


Guru Park masuk ke ruangan Ketua Dewan dan menyebut nama Se Ho tanpa jabatannya. Ia bilang ia datang untuk bicara dengan muridnya.


Se Ho berdiri dan berkata, “Kuperingatkan Anda. Jangan anggap aku ini murid Anda.” Guru Park meminta maaf karena saat itu belum banyak mendidik Se Ho. “Itu yang ingin Anda katakan?”


Guru Park bilang ia melihat Se Ho sebagai anak yang naif dan baik, jadi ia tidak menyadari rasa sakit yang sebenarnya Se Ho alami. “Saat titik amarahmu meluap, aku baru menyadari itu. Se Ho, bisakah kau memberiku satu kesempatan lagi?” pintanya.


Se Ho menyuruhnya pergi karena itu tidak akan mengubah apapun. Ia bilang mereka tidak bisa memutar waktu. “Kau menyesali pilihanmu di masa lalu?” tanya Guru Park.


“Tidak. Tidak akan,” kata Se Ho. Guru Park bilang masa lalu mungkin tidak bisa diubah, tapi masa depan bisa diubah. Ia meminta maaf karena tidak bisa menjadi guru yang baik bagi Se Ho, tapi ia masih ingin mencoba demi masa depan yang lebih baik.


“Yang kau lakukan itu salah. Dan untuk memperbaikinya… aku akan terus berjuang,” kata Guru Park. Ia tersenyum sedih, lalu pergi.


Jae Yoon merasa sangat lelah karena sepanjang hidupnya tidak pernah belajar, jadi ia tidak tahu cara mendapatkan nilai bagus. “Aku memang tidak suka belajar, tapi aku suka datang ke sekolah. Seragam sekolah kita indah,” kata So Ra. In Ho bilang ia baru saja mulai menikmati datang ke sekolah.


Shi On bilang ia tidak mau dipindahkan ke sekolah lain. Do Hyun semakin merasa mereka didiskriminasi. So Ra merasa sekolah sangat jahat karena menyuruh mereka pergi karena nilai yang jelek.


Bok Soo menutup pintu loker dengan keras dan berkata, “Itu sebabnya kita harus belajar.” Mereka semua langsung pergi.


Para murid menghentakkan kaki dan mata mereka terlihat waspada.


Di depan kelas, Guru Jang sedang menerangkan pelajaran.


Tapi Guru Jang melihat murid-murid sudah bersiap dengan tasnya dan mengambil ancang-ancang untuk segera meninggalkan kelas. Guru Jang menyarankan agar mereka pindah sekolah saja. Bel berbunyi. “Baiklah. Kalian boleh pulang,” kata Guru Jang.


“Ayo belajar!” ajak Bok Soo. Tapi semua murid sudah pergi, kecuali Young Min.


Agen jasa ‘Permintaanmu’ tampak sangat serius.

Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 Part 3
Comments


EmoticonEmoticon