1/31/2019

SINOPSIS My Strange Hero Episode 22 PART 1

SINOPSIS My Strange Hero Episode 22 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 22 Part 2

“Hei, bodoh! Kau akan segera didaur ulang,” kata Chae Min yang masuk ke Kelas Wildflower. “Aigoo, belajar tidak akan membuat perubahan. Mulailah berkemas.” Chae Min menendang loker kelas.


Young Min berdiri dengan marah, tapi Seung Woo menariknya. “Kau bisa kena masalah. Jangan,” kata Seung Woo. 


Chae Min terus memancing Young Min dengan menyebutnya otak bodoh dan menyuruhnya pergi dari sekolah diam-diam. Young Min mengepalkan tangannya dengan marah. Setelah memberikan senyuman mengejek, Chae Min pergi.


In Ho bilang ia tidak suka jika dipindahkan karena nilainya jelek. Ia merasa muak karena mereka dipandang rendah.


In Ho sangat menikmati sandwich yang diberikan ibunya. “Benar. Meski kau tidak pandai belajar, kau masih tetap anakku,” kata Su Jung dan menepuk pundak anaknya dengan bangga. “Nak, kau tidak mau pindah sekolah? Ibu dengar itu bukan saran yang buruk. Kau bisa kuliah nanti.”


In Ho bilang ia baru saja menyukai sekolah itu. Ia khawatir jika pindah sekolah, maka tidak akan punya teman. Su Jung mengerti.


“Pindahlah. Kau bisa belajar keterampilan dan itu menyenangkan. Kau juga akan mengelola toko ibu nanti. Pelajari keterampilan kulit dan rias,” kata Ibu Shi On.


Shi On: “Tidak mau. Semua temanku ada di sini.”
Ibu: “Temanmu itu tidak penting! Kenapa kau tidak bisa berpikir?! Aigoo…”


Jae Yoon bertanya kenapa ibunya meminta pindah sekolah. Ibu Jae Yoon bilang apa yang dikatakan Ketua Dewan semuanya benar. “Tidak mau!” tolak Jae Yoon.


Ibunya bertanya apa yang akan Jae Yoon lakukan dengan ijazah SMA nanti dan tetap menyuruhnya pindah. “Semua temanku ada di sana. Dan kenanganku juga tercipta di sana. Hanya karena nilai jelek, ibu tidak bisa merusak hari-hariku di sekolah,” kata Jae Yoon.


“Rasanya mengerikan!” kata Jae Yoon menjatuhkan makanannya, padahal sebelumnya ia sangat menikmatinya. “Burger bulgogi di sekolahku jauh lebih enak.” Ibu melarang Jae Yoon memakannya lagi dan meminta pelayan membungkusnya.


Keesokan harinya, Shi On bercerita kalau ibunya menyuruhnya pindah. “Aku juga. Mendengarnya membuatku ingin belajar,” kata Jae Yoon. So Ra bertanya apa mereka bisa melakukan itu.


“Kenapa tidak bisa?” tanya Bok Soo yang tiba-tiba muncul. “Why not? Ayo kita buktikan.”


Mereka tampak berpikir sejenak. “Ayo,” kata mereka satu persatu-satu. Seung Woo diam saja, tapi sepertinya ia tertarik. Bok Soo tersenyum bangga.


Young Joon masuk ke Kelas Wildflower dan akan mengajarkan tenses dalam Bahasa Inggris.


Jae Yoon: “Pak Guru, apa itu tense?”
Young Joon: “Tense itu merujuk pada masa lalu, sekarang, dan masa depan. Yang penting kita harus tahu tentang ‘be’.”
So Ra: “Apa itu ‘be’?”


Jae Yoon terkejut karena mereka menanyakan hal yang sangat sederhana, yang seharusnya sudah mereka ketahui. “Baiklah. Tidak apa-apa jika tidak tahu,” kata Young Joon lalu menulis di papan tulis.


“I am happy. I am sleepy. I am a son,” kata Young Joon sambil melingkari kata ‘am’. “Kita akan mempelajari kata kerja paling dasar ‘be’. Bok Soo kau mau mencobanya?”


“Ini sulit. I am happy. Aku bahagia,” kata Bok Soo. Teman-temannya bersorak bangga. “I am sleepy. Aku mengantuk.” Young Joon juga terlihat senang. “I am a son. Aku matahari.” Young Joon lemas karena jawabannya salah, tapi teman-temannya mengira jawaban itu benar.


Young Min yang pintar tentu tahu itu salah. Seung Woo juga tahu itu.


“Hei, si tua.. Kau bagus juga,” puji Jae Yoon.


“Pak Guru, jadi apa itu kata kerja ‘be’?” tanya So Ra lagi. Young Joon syok.


Setelah itu di Ruang Konsultasi, dengan iming-iming burger bulgogi, Soo Jeong meminta kedua muridnya untuk memberikan contoh akhiran pasif dalam Bahasa Korea yang baru dijelaskannya semenit lalu. Jae Yoon mengangkat tangannya, tapi jawabannya tidak lengkap.


“Ee, Hee, Lee, Kee,” jawab Shi On perlahan. Soo Jeong memberikannya sebungkus burger karena jawabannya benar. Jae Yoon merebut burger itu dan mengulangi jawaban Shi On. “Itu curang.” Jae Yoon bilang yang penting ia sudah berusaha.


Soo Jeong mengocok kartu dan bertanya apa Tiga Kehormatan Korea. “Saya! Objek kehormatan, subjek kehormatan, relatif kehormatan,” kata seorang murid. Jawabannya benar dan Soo Jeong memberikan salah satu kartu yang dikocoknya tadi.


Kartu itu ternyata adalah kumpulan foto. Murid itu sangat senang karena mendapatkan foto Bok Soo. Soo Jeong memberikan pertanyaan berikutnya.


Murid di tengah: “Mendukung, menerima, bertanya, makan!”
Soo Jeong: “Salah!”
Murid kacamata: “Mendukung, menerika, bertanya, bertemu!”
Soo Jeong: “Benar!”


Murid berkacamata mendapatkan foto Jae Yoon. Ia terkejut sampai berteriak dan melemparkan foto itu ke atas meja. Soo Jeong yang melihatnya juga ikut berteriak. “Sorry,” katanya lalu memberikan foto yang lain.


Soo Jeong heran karena semua jawaban Seung Woo benar. Seung Woo hanya mengangkat bahunya. Soo Jeong tersenyum bangga padanya.


Guru Park membawa daftar korupsi yang terjadi di Kelas Ivy ke Komite Pendidikan. Petugas bilang ia sangat mengenal Nyonya Lim, jadi Guru Park pasti salah tentang banyak hal karena Nyonya Lim tidak akan melakukan korupsi seperti itu.


Guru Park bilang hal itu sungguh terjadi di sekolah dan juga terjadi diskriminasi karena peringkat nilai, sehingga sebagian murid merasa rendah diri. Petugas bilang diskriminasi dalam masyarakat itu efisien. “Haruskah seorang anggota komite pendidikan menganggap pendidikan sebagai sesuatu yang efisien? Murid itu bukan mesin,” kata Guru Park.


Hal itu membuat petugas marah dan bilang kalau Guru Park hanya membuang-buang waktunya saja. Ia pergi meninggalkan Guru Park yang kebingungan.


“Bunga liar, cukup untuk hari ini. Pulanglah,” kata Bok Soo. Para murid meregangkan tubuhnya dan bersiap pulang. “Ayo, aku antar,” kata Bok Soo pada Soo Jeong setelah para murid keluar.



Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 21 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 22 Part 2
Comments


EmoticonEmoticon