1/28/2019

SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 PART 5

SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 BAGIAN 5


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 Part 6

Dan Yi tidak bisa tidur karena khawatir. Ia mengirim beberapa pesan kepada Jae Hui, tapi belum ada balasan. Ia masih menunggu.


Jae Hui akhirnya membalas pesannya dan memberitahu kalau ia terkena radang usus, tapi dokternya bilang tidak ada yang serius. Jae Hui bilang ia akan menghubungi Dan Yi lagi setelah keluar dari rumah sakit besok.


“Ah, aku ada wawancara,” kata Dan Yi yang sepertinya bangun terlambat. Terdengar suara alat berat di luar dan dindingnya mulai roboh.


“Stop! Stop!” kata seorang pekerja saat melihat Dan Yi keluar dari rumah itu. “Hei, apa kau tidak mengecek ada orang atau tidak di dalam?!” tegurnya pada rekannya.


Pekerja lain datang dan memarahi Dan Yi yang masuk ke properti orang lain tanpa izin. Dan Yi minta maaf dan bilang kalau barang-barangnya ada di dalam. “Ambil dan pergilah! JIka pemiliknya tahu, kau akan dituntut karena masuk tanpa izin!” kata pekerja itu.



Dengan terburu-buru, Dan Yi mengemas barang-barangnya. Tidak ketinggalan, daun bawangnya yang berharga.


Dan Yi melewati para pekerja sambil meminta maaf lagi. “Apa dia gelandangan? Bagaimana dia bisa tinggal di sana tanpa listrik dan air?” kata seorang pekerja. Pekerja lainnya mengajak merek segera bekerja kembali.


DI halte, beberapa orang heran karena melihat sebuah tas dan pot yang ditinggalkan begitu saja tanpa pemilik.


Dan Yi sedang ada di toile. Ia merapikan dirinya dan melatih cara bicaranya di depan cermin. Ia bilang ia tidak punya tempat tujuan, tapi ia tetap harus wawancara kerja sekarang.


Dan Yi kembali ke halte dan mengecek kakinya yang masih terluka. Bus datang dan semua orang buru-buru masuk sampai menyenggol Dan Yi. Sepatu Dan Yi pun tidak sengaja tertendang ke kolong bus. Bus melaju dan sepatu itu terlindas dan terlempar ke tengah jalan.


Dan Yi hampir tertabrak ketika ingin mengambil sepatunya itu. Mobil bus lain datang dan menghalangi pandangannya. Saat ia melihat lagi ke jalan, sepatunya sudah tidak ada di sana.


Dan Yi lalu menghubungi perusahaan tempatnya wawancara dan bilang kalau ia tidak bisa datang hari ini, dan meminta izin untuk datang keesokan harinya. Karena tidak bisa, ia meminta agar wawancaranya ditunda 1 jam.


“Ya, aku tahu Anda punya aturan. Tapi aku janji akan sampai di sana dalam 1 jam,” kata Dan Yi yang akhirnya kecewa karena perusahaan itu tentu saja tidak peduli dengan masalah pribadinya.


Sambil menangis, Dan Yi bilang ia harus 3 kali naik kereta bawah tanah untuk oergi ke sana, tapi ia juga ragu kalau mereka akan mempekerjakannya. “Baiklah. Terserah. Aku akan mencari pekerjaan lain. Aku memilih untuk tidak pergi,” isak Dan Yi.


Dan Yi menangis tersedu-sedu sampai membuat orang di dekatnya bingung.


Dan Yi yang berjalan dengan satu sepatu  kemudian kehujanan.


Ia pergi ke min market untuk membeli payung. Ia juga menerima kabar bahwa Jae Hui sudah keluar dari rumah sakit dan akan mengirimkan tagihan pengobatannya. Ia tidak jadi membeli payungnya.


Ia lalu membuang sepatunya ke tempat sampah dan berlari di bawah hujan tanpa alas kaki.


Karena passwordnya sudah diganti, Dan Yi tidak bisa masuk ke rumah Eun Ho lagi. Ia menelepon Eun Ho.


Eun Ho menolak telepon dari Dan Yi, lalu berjalan masuk ke sebuah restoran.


“Aku pergi kencan buta. Aku akan menikah,” kata wanita yang Eun Ho temui. Eun Ho bilang wanita itu pasti sibuk karena hubungan mereka baru 3 minggu dan bertanya bagaimana pria itu. “Apa hanya itu yang kau tanyakan?” Eun Ho bilang itu adalah pertanyaan penting, karena wanita itu akan menikahi pria itu.


“Kau yakin kita berkencan?! Apa kau pernah mencintaiku?!” tanya wanita itu. Eun Ho bilang wanita itu sudah tahu tentang dirinya yang tidak ingin menikah.


Wanita itu memegang gelasnya. “Tunggu dulu,” kata Eun Ho lalu melepaskan mantelnya. “Sekarang lakukan apa yang kau inginkan.”


Wanita itu menyiramkan air ke wajah Eun Ho. Ia mengambil gelas air Eun Ho dan menyiramkannya ke mantel itu. Eun Ho bilang ia akan memakai mantel itu pulang.


 “Kau tidak mengenal cinta. Kau tidak percaya keberadaannya. Bajingan,” kata wanita itu lalu pergi.


Dan Yi yang basah kuyup membeli minuman di mini market.


Hari sudah malam, tapi Eun Ho masih duduk sendirian di restoran tadi. Ia mengecek ponselnya da nada 5 panggilan tidak terjawab dari Dan Yi.


Narasi Eun Ho: “Dan Yi adalah… alasan aku tidak percaya cinta.”


Dan Yi menunggu hujan reda sambil minum.


Dalam perjalanan, Dan Yi berhenti di depan toko pakaian pernikahan. Ia melihat gaun yang sangat indah dan mengingat masa lalunya.

Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 Part 6

Comments


EmoticonEmoticon