1/28/2019

SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 PART 6

SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 BAGIAN 6


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 Part 5
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 Part 7

Setelah sempat melarikan diri, Dan Yi akhirnya kembali dan menikah dengan Dong Min.


“Apa kau baik-baik saja?” bisik Eun Ho dari kejauhan. Dan Yi tersenyum padanya.


Dan Yi menerima telepon dari Eun Ho dan bertanya kenapa tadi tidak menjawab teleponnya. Eun Ho bilang ia baru saja dicampakkan. “Kenapa? Dia wanita yang aneh. Bukankah dia yang meninggalkan bra merah?” kata Dan Yi.


“Dia bilang aku tidak mengenal cinta,” kata Eun Ho. Dan Yi setuju bahwa para pria ceroboh tentang cinta dan Eun Ho mungkin salah satunya. “Ini semua karenamu.” Dan Yi bertanya apa yang sudah ia lakukan. “Kau tidak perlu tahu. Apa kau datang ke tempatku kemarin? Aku melihat resume-mu. Apa kau sedang mencari pekerjaan?”


Dan Yi bilang tidak ada yang mau mempekerjakan orang yang ingin kembali bekerja. “Aku tidak diinginkan dan tidak punya tujuan. Tabunganku akan habis setelah mentransfer semuanya untuk Jae Hui,” kata Dan Yi.




Eun Ho pikir bisnis Dong Min sedang maju. (Apa dia ngga tau ya kalau Dong Min dan Dan Yi udah bercerai?) “Di mana kau sekarang?” tanya Eun Ho.


“Aku… ada di akhir hidupku,” kata Dan Yi lalu minum. “Aku tidak punya tujuan. Jadi pria selanjutnya yang kutemui, tidak peduli siapapun dia, aku akan mengikutinya. Malam ini aku akan…”


Seorang pria mabuk datang dengan tiba-tiba dan muntah di dekat Dan Yi. “Noona…” panggil Eun Ho. Dan Yi bilang ia akan menghubungi Eun Ho lagi dan menutup teleponnya. Pria mabuk itu mengajaknya minum bersama. Dan Yi berusaha melepaskan dirinya, tapi tidak bisa.


“Lepaskan dia,” kata seorang pria yang datang kemudian. Ia melepaskan Dan Yi dari pria itu dan berkata, “Maaf, aku datang terlambat.” Pria mabuk itu akhirnya pergi.


Pria itu melepaskan tangan Dan Yi dan minta maaf. Ia bilang melihat dari lantai atas bahwa ada orang yang mendapat masalah. “Terima kasih. Aku bisa menanganinya sendiri, tapi aku sangat menghargai bantuanmu,” kata Dan Yi. Pria itu terkejut karena melihat Dan Yi tidak memakai alas kaki. Ia mengajak Dan Yi duduk.


Pria itu bilang mungkin akan terdengar aneh, tapi ia punya sepasang sepatu. Dia mengeluarkan sepasang sepatu hak tinggi dan berharap Dan Yi tidak salah paham dengan menganggapnya selalu membawa sepatu wanita.


Ia mengeluarkan sapu tangan dan meminta Dan Yi tenang saja. Ia mengelap kaki Dan Yi dan memakaikan sepatunya. Ukurannya pas!


“Ukurannya cocok,” kata pria itu. Dan Yi tertawa. “Kenapa kau tertawa?” Dan Yi bilang sepatu itu memang miliknya.


“Aku melihat seorang wanita yang sedang menunggu bus hari ini. DIa kehilangan sebelah sepatunya,” cerita pria itu.


Ternyata, pria itu yang mengambil sepatu Dan Yi dari tengah jalan. Ia kesulitan untuk menyeberang dan mencari jalan lain.



“Di sini! Di sini!” ujarnya. Tapi Dan Yi sama sekali tidak menyadarinya karena sedang menelepon sambil menangis.


“Aku harap bisa mengembalikan sepatu itu, tapi dia sudah pergi,” cerita pria itu lagi.


“Aku mencari wanita itu kemana-mana, tapi yang kutemukan hanya sepatu yang satu lagi.”


“Aku tidak bisa membuang sepasang sepatu yang bagus, tapi aku tidak tahu apa yang harus kulakukan dengan mereka. Aku bertemu dengan pemilik sepatunya seperti keajaiban. Bagaimana cerita itu? Aku baru saja mengarangnya,” kata pria itu.


Dan Yi bilang semua gadis menyukai cerita Cinderella seperti itu. “Aku terlalu tua untuk percaya dongeng itu. Berpikir akan diselamatkan oleh ksatria dengan baju zirah yang berkilau itu terlalu sulit untuk kupercaya. Aku akan menulis cerita hidupku sendiri,” ujarnya.


Hujan turun lagi. Dengan sigap, pria itu memayungi Dan Yi. Dan Yi menjauhkan paying itu dan memberikan pot daun bawangnya sebagai tanda terima kasih karena sudah menemukan sepatunya.


“Hanya ini yang kumiliki. Potong tepat di bagian akhir hijaunya dank au tidak perlu membeli daun bawang untuk sementara,” kata Dan Yi.


Pria itu meminta Dan Yi membawa payungnya. Dan Yi menolak karena tidak bisa mengembalikannya nanti, apalagi ia sudah basah kuyup. “Tetap saja, ambil ini,” kata pria itu meletakkan payungnya di bahu Dan Yi lalu pergi.


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 Part 5
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 1 Part 7

Comments


EmoticonEmoticon