2/24/2019

SINOPSIS Bad Papa Episode 16 PART 2


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: MBC
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

Ji Cheol menemui mantan pelatihnya dahulu dan menunjukan berita tentang Seon Joo yang sedang ramai di internet. Pelatihnya tak banyak mengomentari, ia malah menyuruh Ji Cheol ambil posisi didalam ring


Kemudian pelatihnya mulai mengomelinya, “pikirkanlah, kamu sudah melewati masa masa tersulit disana, tapi kamu kabur begitu saja karena tidak bisa menghadapi ini? dasar bodoh! Kamu mungkin cukup hebat di ring ini. tapi perjalananmu masih panjang sebagai seorang suami”kata pelatih


Pelatihnya masuk kedalam ring dan mendekat pada Ji Cheol, “Ji Cheol kamu bukan petinju yang bisa bertahan hanya sampai babak ke empat, kamu harus bisa bertahan sampai ronde ke 12 selesai. Meski kehabisan napas, meski tidak punya uang, meski hidup seperti sampah, kamu hanya perlu bertahan sampai akhir, bodoh”


Ji Cheol mulai menangis, “Bangun dan pergilah”kata pelatihnya. Kemudian Ji Cheol berdiri dan merenung


Dirumah Seon Joo sedang melamun saat tiba tiba bell pintu rumahnya berbunyi. Seon Joo buru buru membukanya karena dikira yang datang adalah Ji Cheol, namun ternyata Min Woo


“Aku sudah mendengar dari Sun Young soal kabar perceraianmu. Tampaknya perceraian lebih mudah dilakukan daripada merilis buku. Syukurlah aku tidak pernah menikah”kata Min Woo


“Kurasa kamu salah paham, kami tidak akan pernah bercerai. Jangan asal menyimpulkan”kata Seon Joo. 


“Jangan terlalu berusaha, cinta itu sesuatu yang bisa mendingin dan berubah”kata Min Woo 


Seon Joo mulai emosi dan terprovokasi, “Kamu tidak tahu apa apa karena masih kekanak kanakan. Keluarga itu bukan hal yang dibangun dengan cinta dangkal sepertimu”katanya


“Cinta dangkal?”kata Min Woo menyela. Seon Joo mengatakan bahwa ia dan Ji Cheol telah bisa bertahan untuk bersama walau sering terjadi pertengkaran dan sebagainya.


Min Woo terus memprovokasi, “Ji Cheol mungkin mau bercerai, tidak sepertimu. Pria itu mudah rapuh karena hal yang mereka lihat. Kamu pun tahu sendiri betapa tinggi harga dirinya”katanya


“Kita menghabiskan waktu selama 20 tahun lebih sebagai teman baik. Jadi kupikir sudah sewajarnya aku menjaga pertemanan kita. Tapi kurasa tidak perlu begitu lagi. Selamat tingga Min Woo”kata Seon Joo mengakhiri percakapan kemudian pergi


Dikantor kepolisian Detektif Lee kecewa dengan hasil tes DNA yang mengatakan tidak cocok. Detektif Cha juga kecewa sekaligus kesal dengan Detektif Lee, “Firasat bagus apanya!”kata Detektif Cha


“Aneh, firasatku sungguh berkata begitu”kata Detektif Lee sambil terus memandangi hasil SNAnya


Seon Joo makan malam hanya bersama Young Seon. Mereka kikuk, Young Seon ingin menanyakan soal ayahnya tetapi ragu, “Ayah akan kembali”kata Seon Joo tiba tiba


“Kapan?”tanya Young Seon. Ibunya tak mampu menjawab. “Ibu aku khawatir soal keluarga kita, aku takut kita akan berpisah”kata Seon lagi


Seon Joo bingung ingin menjawab apa, ia pura pura tenang dan baik baik saja, “Ayahmu bukan remaja lagi, dia tidak akan begitu”katanya kemudian pergi


Young Seon kesal karena ibunya terlihat tenang tenang saja sedangkan ia begitu khawatir. Young seon curiga ibunya menyembunyikan sesuatu darinya. Akhirnya ia diam diam memasuki ruangan menulis ibunya untuk mencari sesuatu


Young Seon mengorek sampah dan membaca catatan catatan kecil milik ibunya. Tetapi tidak ada suatu hal yang penting.


Saat akan menyerah Young Seon akhirnya menemukan draft naskah novel milik ibunya. Ia duduk dan membacanya. Disitu tertera judul “Ia yang datang menumpahkan darah”


Dahulu saat Seon Joo masih berusia SMA, ia berjalan jalan malam sambil memeluk buku catatannya. Kemudian di Televisi umum dijalan ia melihat siaran langsung pertarungan Yoo Ji Cheol dengan Kang Ji Min


Saat itu kondisi Ji Cheol sudah hampir kalah dan berdarah darah sampai wasit menghentikan sementara pertarungannya dan menanyakan apakah Ji Cheol akan menyerah atau lanjut? Namun jawaban Ji Cheol adalah lanjut


Kemudian pertarungan dilajutkan dengan semakin berdarah darah. Ji Cheol berkali kali terpojokkan namun ia tidak menyerah. Ia berjuang hingga titik darah penghabisan sampai akhirnya ia memenangkan pertarungannya


Seon Joo salut dan terharu melihat perjuangan Ji Cheol yang pantang menyerah didalam ring pertarungan. Saking terharunya Seon Joo sampai meneteskan air mata


Menyaksikan pertarungan itu membuat Seon Joo jadi menemukan ide untuk membuat tulisan yang berjudul “Ia yang datang menumpahkan darah”. Seon Joo tersenyum dengan judul yang baru saja ia temukan itu.

Comments


EmoticonEmoticon