2/07/2019

SINOPSIS Dae Jang Geum Is Watching Episode 22 PART 2

SINOPSIS Dae Jang Geum Is Watching Episode 22 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: MBC
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Dae Jang Geum Is Watching Episode 22 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Dae Jang Geum Is Watching Episode 22 Part 3

“Hadiah apa yang bagus tapi tidak berlebihan?” tanya Jeong Sik. Ia bingung memilihkan kado sepesial untuk seseorang yang ia sukai.


Ji min datang memberikan rekomendasi-rekomendasi hadiah yang bagus. Ji min menyebutkan berbagai macam perhiasan dai merek A sampai Z


Semua hadiah itu tidak berlebihan, yang berlebihan itu seseorang yang memberikannya. Bahkan saat aku diberi kacang oleh pacarku bagiku itu sangat istimewa.” Kata kakaknya.


“Tapi jika kamu memberku sebutir beras, itu akan membuatku bertanya maksudmu dulu.” Kata kakaknya. Jeong Sik meledek perkataan kakaknya itu dengan gaya merinding membayangkannya memberikan sebutir beras.


“Pokoknya jangan terlalu mempermasalahkan hadiah. Beri dia hadiah bagus yang masuk akal sepertimu.” Ucap kakaknya kemudian pergi meninggalkan adiknya.


“Intinya hadiah tebaik dan paling masuk akal sepertiku.” Ucapnya mengulangi perkataan kakaknya.


 Jeong Sik membuka lemari esnya. Ia merencakan untuk membuat wine berempah dan membuat pai.


Selanjutnya Jeong Sik mulai membawakan konten memasak ala hari natal. Ia menyebutkan beberapa makanan penutup dari berbagai Negara.


“Hari ini aku akan membuat pai stroberi warna-warni yang cocok untuk natal.” Katanya dengan gaya ala chef handal.


Jeong Sik menyebutkan bahan-bahan yang akan ia gunakan nuk membuat pai stroberinya. Dan mulai mengolah adonannya.


Jeong Sik mulai mencampurkan bahan-bahan dalam satu adonan.” Pertama, aku akan membuat lapisan dasar pai.” Jelas Jeong Sik.


Tiba-tiba Seung Ah muncul dalam fantasi Jeong Sik. Mereka berdua membuat sebuah adonan dengan sangat romantis.


Mereka berdua saling mencolek trigu di mukanya.” Koki master kamu tidak boleh bermain-main dengan makanan “ kata Seung Chan.


“Jangan menguleni adonan terlalu keras. Kamu harus menguleninya seperti ini. perlahan saja.” Kata Jeong Sik sambil memeluknya dari belakang.


Jeong Sik tersadar dari lamunannya. “Jangan bermimpi. Dia tidak ada disini. Fokus menguleni saja.” Gumamnya. 


Jeong Sik melanjutkanadoannya yang belum selesai. Kemudian setelah selesai Jeong Sik menaruh adonannya di dalam lemari es.


Setelah itu  ia mulai membuatt adonannya dalam cetakan yang sudah dioles mentega cair. Ia menerangkan dengan detile cara memanggang adonan dengan baik.


Jeong Sik mulai membuat adonan untuk isi pai. Kemudian setelah selesai ia memasukkan adoannya ke dalam lemari es.


“Jangan mendekatiku. Kamu sudah berjanji untuk menjaga jarak 2 meter dariku.” Kata jin min sambil memegangi hidungnya yang sedang mimisan.


“Bagaimana bisa? Hidungmu mimisan terus sejak hari itu. Bagaimana bisa aku diam saja disini?” kata pacarnya.


Pertama kali Jin Min mimisan adalah ketika lelaki itu mengungkapkan perasaannya bahwa ia menyukai jin min. kemudian tiba-tiba jin min mimisan dan sampai saat ini.


“Sudah ku bilang aku baik-baik saja.” Kata Jin min kemudian pacarnya mendekati Jin Min.


“Apa sudah berhenti mimisannya? Tapi kenappa hidungmu mimisan begitu banyak hai ini?” kata pacarnya.


“Ini semua karenamu. Ketika kamu membuat jantungku berdebarr sedikit saja, aku mimisan. Bagaimana ini?” gumamnya dalam hati.


“itu karena kamu terus mendatangiku tanpa mengabari sebelumnya.” Ucapnya karena malu mengakui hal yang sebenarnya terjadi.


“Bukan main. Sulit sekali mengencanimu Jin Min.” kata pacarnya sambil tersenym.


“Ayolah mari buat perjanjian tertangg kencan kita dan aku mau kamu mentaati semuanya.” Katat Jin Min sambil terus memegangi hidungnya yang masih mimisan.


“ Baiklah setuju. Akan kuanggap itu harga yang harus dibayar untuk kencan denganmu. Ayo pergi ketempat lain dan mengobrol.” Kata pacarnya sambil tersenyum lembut.


“Kamu harus bilang dahulu sebelum menyentuhku. Kamu tidak boleh menyentuhku sebelum membei tahuku.” Katanya ketika pacarnya hendak memegangg tangannya.


“Jika dia melakukan itu, jantungku akan berdebar.”ucapn Jin Min dalam hati.


“Baiklah aku akan memegang tanganmu.” Kata pacarnya kemudian menggenggam tangan Jin Miin. Namun tiba-tiba seorang lelaki lewat membuat mereka berdua terkejut dan saling berpisah seakan tidak terjadi apa-apa antara merekka berdua.


“Kita seharusnya jangan pergi  bersama setelah menghabiskan waktu bersama.” Kata Jin Min kemudian mengikuti pacarnya yang keluar. 


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: MBC
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Dae Jang Geum Is Watching Episode 22 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Dae Jang Geum Is Watching Episode 22 Part 3
Comments


EmoticonEmoticon