2/27/2019

SINOPSIS Dae Jang Geum Is Watching Episode 23 PART 1


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: MBC
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

Seung Ah masih menangis teersedu sedu ketika Jeong Sik bangun, “Tahukah kamu betapa terkejutnya aku, aku pikir kamu terluka parah, aku sangat terkejut”kata Seung Ah sambil tersedu dipangkuan Jeong Sik


Jeong Sik tersenyum sambil menepuk punggung Seung Ah, “Karena kamu sangat khawatir sampai berlari menemuiku, itu artinya kamu juga sangat menyukaiku kan?”kata Jeong Sik


San Hae terkejut mendengarnya dari balik tirai


Seung Ah kebingungan menjawab, namun belum sempat Seung Ah menjawab Jeong SIk sudah memegang tangan Seung Ah, “Aku ingin sekali mendengar jawaban positif atas pengakuan cintaku”kata Jeong Sik


Seung Ah tampak ragu menjawab. Sedangkan dari balik tirai San Hae tak kuasa mendengar dan memilih pergi sebelum mendengar jawaban Seung Ah


“Koki master, aku sangat berterima kasih padamu. Tapi aku minta maaf, ada seseorang yang aku sukai”kata Seung Ah ragu ragu


“Siapa?”tanya Jeong Sik “Apakah orang yang membelikanmu mantel itu? Apakah kalian berpacaran?”katanya lagi


“Tidak, belum”jawab Seung Ah. Jeong Sik merasa lega karena Seung Ah belum berpacaran dengan orang itu, ia memutuskan untuk terus maju dan berusaha mendapatkan hati Seung Ah.


Jeong Sik meminta waktu sebulan untuk membuktikan betapa tulus dan besar cintanya. Namun Seung Ah bilang ia tidak bisa. Jeong Sik meminta 15 hari, namun Seung Ah tetap tidak bisa, lalu Jeong SIk meminta waktu sepekan


“Beri aku waktu sepekan, panggil namaku bukan koki master, aku pun akan memanggil namamu. Jika setelah sepekan kau belum menyukaiku aku akan menyerah. Setuju?”katanya sambil mengulurkan tangan


Seung Ah akhirnya menerima tawaran Jeong Sik, “Hanya sepekan ya”kata Seung Ah. Jeong SIk mengangguk


Dirumah Jin Mi resah menanti kabar Jeong SIk. Namun tiba tiba Jeong Sik datang, “Kamu baik baik saja?”tanya Jin Mi. ia memperhatikan bercak merah dibaju Jeong SIk dan menciumi baunya, “Tunggu, inni bukan darah, ini bau anggur. Kamu sungguh baik baik saja ternyata. Aku sangat terkejut”kata Jin Mi


“Aku langsung panik ketika mendengar kabar dari kak San Hae bahwa ia sedang dirumah sakit menjengukmu. Tunggu, sekarang dimana kak San Hae? Kenapa kalian tidak pulang bersama?”kata Jin Mi


Jeong Sik heran mendengar kakaknya menyusul kerumah sakit tapi ia tidak bertemu sama sekali, “Aku tidak bertemu dengannya”kata Jeong SIk


Tiba tiba San Hae datang, “Kamu sudah pergi ketika kakak datang, bagaimana? Apak kamu baik baik saja?”tanya San Hae Jeong Sik mengangguk


“Tapi kamu baik baik saja tanpa ada yang menjaga?”tanya Jin Mi. kemudian Jeong Sik mengatakan bahwa ada Seung Ah yang menemaninya tadi. San Hae merasa tak nyaman sendiri mendengar nama Seung Ah


Jin Mi pamit tidur, lalu San Hae membahas soal Seung Ah, “Omong omong soal Seung Ah itu keputusan besar”katanya


“Ya, aku menyatakan perasaanku padanya”kata Jeong Sik dengan bangga. San Hae penasaran dengan jawaban Seung Ah, “Lalu apa katanya?”tanya San Hae


“Kami sepakat untuk melakukan penjajakan antara pria dan wanita”kata Jeong Sik lagi. San Hae merasa tak nyaman mendengarnya kemudian pergi mengambil minum, Jeong Sik mengikutinya


“Bukankah sebaiknya tidak usah memulai jika hanya sebentar. Kamu tidak takut Seung Ah akan terluka karena kekuatanmu?”kata San Hae mencoba mempengaruhi adiknya


Jeong Sik malah melepas sarung tangannya dan menyentuh San Hae hingga San Hae merasa kepanasan. “Lihat kan kekuatanku masih normal, kau masih kepanasan. Tapi Seung Ah tidak merasakannya, ia tidak merasa panas ketika kusentuh”kata Jeong Sik


San Hae kaget dan tak mengerti kenapa bisa begitu, “Aku sudah bertanya pada ibu dan kata ibu itu adalah sinyal bahwa aku menemui jodohku. Jika kita menemui jodoh kita maka kekuatan kita tidak akan bekerja padanya, aneh bukan?”kata Jeong Sik dengan sangat antusias


“Itulah alasannya kenapa kali ini aku begitu serius, karena Seung Ah adalah takdirku”kata Jeong Sik lagi kemudian pamit untuk tidur. San Hae masih berfikir keras tentang apa yang barusan ia dengar


Keesokan harinya pagi pagi sekali Jeong Sik sudah membuat hidangan spesial yang tampilannya dibentuk love. Jin Mi geleng-geleng kepala dengan kelakuan adiknya. San Hae datang untuk sarapan dan menanyakan dimana Jeong Sik


“Ia pergi setelah membuatkan kita hidangan spesial ini”kata Jin Mi


Jeong Sik menjemput Seung Ah untuk berangkat ke kantor. Ia memperlakukan Seung Ah seperti ratu mulai daari membukakan pintu mobil, mempersilahkannya masuk, memberi selimut dan the jeruk hangat agar Seung Ah tidak merasa kedinginan


San Hae menceritakan pada Jin Mi tentang kekuatan Jeong Sik yang tak berfungsi ketika menemui jodohnya. San Hae tak bersemangat kemudian pamit pergi setelah sarapannya selesai


Jin Mi masih berfikir keras tentang penjelasan kakaknya barusan. Ia teringat saat bersama Min Hyuk ia masih mimisan, “Apakah itu berarti aku dan Min Hyuk bukanlah jodoh?”pikirnya.

Comments


EmoticonEmoticon