2/08/2019

SINOPSIS My Strange Hero Episode 30 PART 3

SINOPSIS My Strange Hero Episode 30 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 30 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 31 Prat 1

Petisi menolak penutupan SMA Seolsong mulai disebarkan.


Dua orang murid perempuan dari sekolah lain tampak menandatangani petisi tersebut, tapi mereka sebenarnya lebih tertarik melihat wajah Shi On yang tampan.


Beberapa murid perempuan dari sekolah lain lagi berjalan melewatinya. Tapi saat melihat senyum Shi On, mereka akhirnya mundur lagi dan ikut menandatangani petisi.


Shi On menjelaskan maksud petisi itu. “Kau sangat tampan,” kata salah satu dari mereka. Shi On berterima kasih. Mereka tertawa sambil memberikan tanda tangannya.


Di kasir warnet, Seung Woo meminta para pengunjung untuk menandatangani petisi dan memberikan permen sebagai balasannya.


Jae Yoon juga berkeliling untuk meminta tanda tangan. Ia bilang mereka berusaha memperjuangkan keadilan dan menentang penutupan SMA Seolsong. “Aigoo… Anda berusaha keras untuk menyelamatkan anak Anda,” kata seorang pria dengan kagum.


Jae Yoon agak syok saat disangka sebagai orang tua, padahal ia adalah muridnya. (haha…) “Cepat, tanda tangani lembar itu,” kata pria tadi.


“Kami sudah tutup…” kata ibu saat mendengar ada orang yang masuk. Ia terkejut karena yang datang adalah Se Ho. Se Ho terdiam sejenak, lalu membungkuk memberi salam dan pergi.


“Kau kemari untuk jjangmyeon?” tanya ibu. Se Ho berbalik lagi. “Silakan duduk.” Ibu lalu pergi ke dapur.


Tidak lama kemudian, Ibu menghidangkan jjangmyeonnya. Se Ho berterima kasih, tapi ia diam saja. Ibu menarik napas dalam-dalam, lalu duduk di depan Se Ho.


Ibu mengambil lagi mangkoknya dan mengaduk jjangmyeon itu untuk Se Ho. Kemudian, ia menyodorkannya lagi pada Se Ho. Ia bilang ia tidak bisa melupakan perbuatan buruk Se Ho pada putranya.


“Aku juga tidak berterima kasih untuk pengakuanmu yang terlambat. Tapi… karena kau membantu Bok Soo kali ini, aku tahu,” kata ibu. Se Ho menyadari itu tidak bisa menghapus kesalahannya, tapi ia mencoba menebusnya. “Apa yang kau lakukan pada ibumu, apa tidak apa-apa? Kau tidak diusir karena memberikan dokumen itu pada Bok Soo?”


“Aku memang diusir, tapi aku keluar sendiri,” kata Se Ho. Ibu terkejut. “Aku tidak tahu. Aku merasa kosong. Tetap saja, ibuku dan aku… melakukan banyak hal yang salah.” Ibu lalu mengungkit tentang Nyonya Lim yang berencana menutup sekolah.


“Kurasa membantu Bok Soo dan para murid untuk menghentikan itu terjadi… adalah satu-satunya cara untuk menebusnya,” kata Se Ho dengan mata berkaca-kaca. “Aku minta maaf, Ibu.”


Ibu bilang hari itu saat Se Ho memanggilnya Ibu (Eomoni) dan menatapnya, ibu merasa Se Ho sangat ‘lapar’. Ibu merasa Se Ho adalah anak muda malang yang melihat orang-orang dengan cinta seperti mata yang kelaparan. “Meskipun kau bukan anakku, kau menghancurkan hatiku,” kata ibu.


Air mata Se Ho menetes. “Jangan pernah melakukan hal buruk seperti itu lagi. Jika kau merasa ingin melakukan itu, datang saja ke sini dan makan jjangmyeon. Aku akan memukulmu dari belakang,” kata ibu. Se Ho tersenyum dan mengiyakan perkataan ibu. “Makanlah. Mienya nanti lembek.”


Se Ho lalu memakan jjangmyeonnya sambil menangis. Ibu sungguh prihatin padanya.


Keesokan harinya, Bok Soo menerima telepon dari jaksa yang ingin menemuinya karena ingin bertanya tentang Nyonya Lim dan Se Ho. “Oh Se Ho?” tanya Bok Soo. Ibu yang juga sedang membersihkan restoran bersama Bok Soo, mendengarnya. “Ya, ya, baiklah.” Ibu lalu mengajaknya bicara.


“Oh Se Ho ke sini?! Kenapa?” tanya Bok Soo setelah ibunya memberitahu. Ibu bilang Se Ho datang untuk makan jjangmyeon, tapi ia tidak berpikir begitu. Ibu bilang Se Ho menyesali perbuatannya. “Jadi, ibu memukul punggungnya?”


Ibu bilang akan memukul Se Ho 100 kali jika itu bisa membuatnya mersa lebih baik. “Ibu, sebenarnya dia… Tidak. Tidak ada. Aku pasti gila,” kata Bok Soo tidak jadi melanjutkan ucapannya.


Ibu: “Dia bilang akan menghentikan agar sekolah tidak ditutup. Ibu tidak tahu apakah itu mungkin.”
Bok Soo: “Sekolah?”


Bok Soo pergi ke Kantor Kejaksaan dan berpapasan dengan Nyonya Lim. Ia ingin mengabaikannya, tapi Nyonya Lim memulai pembicaraan. “Kukira kau akan berlari jika kau mendengar tentang penutupan sekolah. Aku kecewa,” kata Nyonya Lim.


Bok Soo bilang ia merasa tidak perlu bicara dengan Nyonya Lim. Ia bilang ia akan menghentikan penutupan sekolah. Ia bilang sekolah bukan milik Nyonya Lim, melainkan milik para murid.


Nyonya Lim: “Jangan khawatir. Bisa jadi tidak ditutup.”
Bok Soo: “Apa maksudnya?”
Nyonya Lim: “Kang Bok Soo, kau sepertinya punya teman baik.”


“Apa maksud Anda?” tanya Bok Soo lagi dengan nada khawatir.


Bok Soo berlari sekencang-kencangnya.


Sebelumnya Nyonya Lim berkata, “Jika bukan aku yang ditangkap, melainkan Se Ho… maka aku akan membatalkan permintaan untuk menutup sekolah. Pengorbanan yang menyedikan, bukan?”


Bok Soo tidak bisa membiarkan Se Ho mengorbankan dirinya demi sekolah dan menutupi kejahatan ibunya.


“Lim Se Gyeong dan Anda terlibat dalam hal ini. Anda tidak mengelola dana gelap Lim Se Gyeong atas nama paman Anda?” Jaksa bertanya, tapi Se Ho diam saja. “Apakah Anda diam karena tidak ada bukti? Saya bisa memenjarakan Anda dengan bukti tidak langsung.”


Se Ho bilang jaksa memiliki sesuatu. Jaksa bertanya apa itu. “Saya tidak mengelola dana khusus Lim Se Gyeong. Saya melakukan segalanya dari awaln,” kata Se Ho. Jaksa terkejut. “Semua korupsi yang dilakukan di SMA Seolsong, tidak dilakukan oleh Lim Se Gyeong, tapi dilakukan… oleh saya.”


“Lepaskan! Aku mau mengatakan sesuatu. Lepaskan aku!” kata Bok Soo lalu masuk paksa ke ruang interogasi. “Hei, Oh Se Ho!”


Se Ho sangat terkejut dengan kedatangan Bok Soo.


Dua orang petugas datang dan berusaha membawa Bok Soo keluar. “Lepas! Lepaskan aku!’ kata Bok Soo.


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 30 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 31 Prat 1

2 komentar

  1. Lanjut kak tinggal 2 eps terahir,semangat...

    BalasHapus
  2. Lanjutttttt ep 31-32 nyaaa ;), semangatttt!!! :) #JanganLama2

    BalasHapus


EmoticonEmoticon