2/27/2019

SINOPSIS Romance Is a Bonus Book Episode 9 PART 6


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

Eun Ho datang membawakan tehnya. Hae Rin tersenyum padanya.


“Aku belum pernah punya kekasih sejak bekerja di Gyeoroo. Jadi, belum pernah diputuskan. Itu semua bohong. Bertengkar dengan kekasihku dan diputuskan. Aku memintamu untuk mentraktir dan mengantarku pulang. Hanya saat itu kau memperhatikanku,” kata Hae Rin.


Eun Ho tampak prihatin dan merasa bersalah. “Aish… Kali ini aku benar-benar dicampakkan seorang pria,” kata Hae Rin. Eun Ho bilang sekarang Hae Rin harus belajar memilih pria yang lebih baik.

“Apa ini? Kau serius? Kau tidak bisa menolakku semanis ini. Ish… ini lebih buruk,” kata Hae Rin yang berhasil menahan air matanya.


Eun Ho menyarankan agar mereka melewatkan minum tehnya. “Pegang janjimu. Kau tulis akan menunggu hingga aku mendapatkan kekasih. Prosesku masih panjang sampai aku bisa melupakanmu,” kata Hae Rin. Eun Ho mengangguk sambil tersenyum.


Eun Ho mendapat telepon dari ‘Kapyong’. Ia tampak tercekat.


Melihat Dan Yi tidak bersemangat, Seo Jun bertanya apa yang sedang Dan Yi pikirkan karena hari ini tampak berbeda. “Tidak. Aku hanya sedang tidak selera makan,” kata Dan Yi,


Seo Jun yakin ada yang sedang Dan Yi pikirkan. Ia meminta Dan Yi menceritakannya karena ia adalah pendengar yang baik. Ia bertanya apakah itu soal pekerjaan. “Bukan. Bukan soal pekerjaan. Aku punya sebuah buku. Buku yang sudah lama,” kata Dan Yi. Seo Jun bertanya apa judulnya.


“Judulnya Cha Eun Ho,” kata Dan Yi dalam hati.


Sementara itu, Eun Ho mengemudikan mobilnya dengan cepat ke arah Kapyong, Kyonggi-do. “Ya, aku dalam perjalanan,” kata Eun Ho saat orang yang sama meneleponnya lagi,


“Bukunya sangat bagus. Kapanpun aku merasa sedih, senang, atau hampa, aku membacanya. Akan mengingat kutipan dari situ karena sering membacanya. Tapi belakangan ini, buku itu… terasa agak aneh,” kata Dan Yi.


Seo Jun: “Tiba-tiba?”
Dan Yi: “Ya, tiba-tiba saja. Walau aku membaca kalimat yang pernah kutandai, aku tidak tahu kenapa aku menandainya. Padahal itu buku yang telah kubaca berulang kali, tapi aku terus melihat kalimat-kalimat baru.”


Eun Ho: “Kau sebenarnya cukup manis, Kang Dan Yi. Dan cantik. Aku mencintaimu, Kang Dan Yi.”


Dan Yi bilang ia baru sadar bahwa banyak kalimat yang terlewat. “Rasanya seperti aku membaca buku baru,” ujarnya.


Seo Jun: “Apakah itu karena pembaca berubah perasaannya?”
Dan Yi: “Aku?”
Seo Jun: “Begitulah buku yang bagus. Jika membaca ulang buku yang sama saat berumur 10 tahun, rasanya akan berbeda karena kita sudah berubah.”


Dan Yi tampak memikirkannya. “”Buku milikmu tidak berubah. Aku yakin kaulah yang berubah. Hati pembacanya sudah berubah,” kata Seo Jun.


Mobil Eun Ho sampai di depan sebuah villa. Ia turun dari mobil dan berlari masuk ke dalam.


Di lantai 2 ia bertemu seorang pria. “Bagaimana keadaannya?” tanya Eun Ho khawatir.


Pria itu menjawab, “Baru saja tidur. Tapi ia terluka karena jatuh cukup parah.” Eun Ho lalu masuk ke dalam sebuah kamar.


Eun Ho tampak sedih.


Ia melihat tangan seorang pria terikat dengan tali. Wajah pria itu pun penuh luka.


Pria itu adalah Penulis Kang Byeong Jun, ayah Eun Ho.


Eun Ho menghampiri ayahnya sambil menangis. Ia lalu melepaskan tali yang mengikat tangan dan kaki ayahnya itu.


Eun Ho menangis tersedu-sedu.


Comments


EmoticonEmoticon