3/08/2019

SINOPSIS Bad Papa Episode 18 PART 1


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: MBC
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

Yong Dae sudah kembali ke apartemennya. Sang Chul ternyata menunggu Yong Dae sedari tadi. Ia ingin menanyakan sesuatu kepada Yong Dae


“Yong Dae, apa isi air botol itu?”tanya Sang Chul pada Yong Dae sampai membuat Yong Dae keselek saat sedang minum


“Aku juga awalnya bertanya-tanya tentang pil itu, tapi ternyata itu pil sakit kepalanya”kata Yong Dae


Sang Chul masih kurang puas dengan jawaban Yong Dae, “Tidak ada petarung mengonsumsi itu ditengah tengah pertandingan”kata Sang Chul


“Bagaimana jika kita terkena masalah setelah hasil tes dopingnya keluar?”katanya lagi


“Kita tidak akan terkena masalah, kita hanya akan kehilangan petarung kita”kata Yong Dae sok tidak peduli, “Untuk apa mencemaskan dia? Dia juga tidak akan berterimakasih. Aku hanya mau fokus pada hal yang terbaik bagiku”katanya lagi


D etektif Cha dan Detektif Lee datang lagi kerumah keluarga korban penemuan mayat, “Baik itu menyenangkan ataupun menyedihkan, memberitahukan kebenarannya adalah yang terbaik”kata Detektif Lee


Detektif Cha masih terlihat ragu, “Kalau kamu berat mengatakannya biar aku saja”kata Detektif Lee, kemudian detektif Cha mencegat, “Biar aku saja. Tunggulah disini”katanya kemudian masuk kedalam


Didalam rumah Jun Young menyerahkan sebotol pil obat biru kepada Detektif Cha, “Apa ini Jun Young?”tanya detektif Cha


“Ayahku membawanya pulang”kata Jun Young. Detektif Cha memperhatikan dengan seksama obat biru itu


Diruang latihan Young Seon menceritakan rencana cerai orang tuanya pada  teman temannya. Teman temannya saling menguatkan dan menasihati Young Seon


“Tidak apa-apa, keluarga dengan orang tua tunggal tidak begitu buruk. akan kuberikan nasihat sebagai orang yang sudah tiga tahun hidup dengan orang tua tunggal. Sebenarnya tidak seburuk itu, malah ada beberapa keuntungan”kata salah satu temannya


“Keuntungan pertama, orang tua kita akan jarang sekali memarahi kita. Keuntungan kedua uang jajan kita akan bertambah menjadi empat kali lipat”kata temannya lagi dengan begitu antusias


Young Seon diam saja, “Sudahlah, aku salah meminta nasihat pada kalian”kata Young Seon kemudian


Temannya jadi merasa tidak enak, kemudian memberi nasihat lain “Tapi Seon, seperti halnya dalam pertarungan ayahmu, disana selalu ada juri yang menonton dan mengawasi jalannya pertarungan kalau kalau ada yang curang. Pertengkaran orang tuamu juga harus demikian”


Young Seon tak mengerti, “Apa maksudmu?”tanyanya


“Begini, sebagai anak kamu bisa saja jadi penengah mereka, kamu harus melakukan sesuatu untuk mencegah perceraian mereka, misalnya dengan membujuk untuk berbaikan atau mengancam untuk kabur dari rumah kalau mereka bercerai. Kamu tidak boleh diam saja”katanya lagi. Young Seon tampak berfikir sejenak kemudian buru buru pergi


Young Seon mendatangi rumah baru ayahnya. Ia mencoba coba sandi pintu rumah ayahnya sampai akhirnya ia berhasil masuk


Sun Young menemui kakaknya dan mencoba menasihatinya, “Apa kamu akan diam saja seperti ini? kamu seharusnya merilis artikel klarifikasi soal hubunganmu dengan Min Woo”kata Sun Young


“Sudahlah, lagipula itu tidak benar sama sekali”kata Seon Joo santai. Sun Young menghela napas gemas


“Okelah, anggap saja kamu tidak mau memberi klarifikasi. Tapi setidaknya kamu harus menjelaskannya pada Ji Cheol. Min Woo itu musuh bebuyutan kita, kamu ini bagaimana sih? Aku tahu kamu ingin menjadi penulis dan butuh banyak uang, tetapi kenapa harus dengan menulis autobiografinya Min Woo? Sudah pasti didalamnya akan ada pembahasan soal kontroversinya Ji Cheol yang merekayasa pertarungan dan sebagainya, hatuskah kamu menuliskannya dengan tanganmu sendiri?”kata Sun Young dengan menggebu gebu


“Aku memilih menuliskannya sendiri. Itu kisah suamiku, lebih baik aku menuliskannya sendiri daripada ceritanya keliru karena ditulis oleh orang lain”kata Seon Joo. Sun Young mulai mengerti alasan kakaknya


Ji Cheol sedang membersihkan rumahnya sendirian. Ia membersihkan kamar yang seharusnya jadi kamar Young Seon


Saat melihat rak buku, ia teringat pada Seon Joo. Ia menghentikan aktivitasnya  dan melamun. Tiba tiba telepon dari Sun Young masuk, Ji Cheol mengangkatnya


“Hei Ji Cheol, kamu tahu? Ternyata hati Seon Joo hanya untukmu dari awal sampai akhir. Termasuk alasan dia setuju menuliskan autobiografi Min Woo juga karena dirimu. Dia takut jika penulis lain yang menuliskannya, penulis lain akan memutarbalikan fakta tentang cerita pertarunganmu dengan Min Woo dank au akan terluka lagi”kata Sun Young tanpa jeda. Ji Cheol terdiam.

Comments


EmoticonEmoticon