3/08/2019

SINOPSIS Bad Papa Episode 18 PART 2


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: MBC
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

Ji Cheol masih merenungi tentang yang dikatakan Sun Young pada telepon tadi. Ji Cheol mulai mengingat kejadian demi kejadian saat ia marah dan meminta Seon Joo berhenti menulis autobiografi Min Woo. Padahal selama ini alasan Seon Joo melakukannya adalah demi dirinya


Tiba tiba Ji Cheol melihat amplop cokelat tergeletak didepan pintu. Ji Cheol mengambil dan membukanya. Ternyata isinya adalah draft novel karangan Seon Joo


Ji Cheol membaca draft novel tersebut yang ternyata isinya adalah tentang dirinya. Dari draft tersebut Ji Cheol jadi tahu, bahwa Seon Joo berani memperjuangkan impian adalah karena melihatnya bertahan diatas ring. 


Seon Joo yang sudah hampir menyerah pada mimpinya, merasa malu pada Ji Cheol yang bertahan dengan berlumuran darah demi impiannya. Sejak saat itu Seon Joo bertekad untuk memperjuangkan mimpinya sampai titik darah penghabisan seperti Ji Cheol.


Ji Cheol termenung sejenak, kemudian ia memutuskan untuk menemui istrinya lagi


“Ayo, kerumah kita”kata Ji Cheol tanpa basa basi. Seon Joo tersenyum bahagia


Ji Cheol membawa istrinya masuk kedalam rumah barunya. Seon Joo terpesona melihatnya. Kemudian Ji Cheol mengajaknya ke suatu ruangan


Seon Joo terharu melihat kamar yang dipenuhi rak buku dan meja kerja seperti seorang penulis, “Kamu menyiapkan semua ini?”tanya Seon Joo. Ji Cheol tersenyum


Seon Joo juga kaget melihat draft novelnya ada diatas meja, Ji Cheol mendekati Seon Joo dan memeluknya


“Maaf, maafkan aku”kata Ji Cheol. Seon Joo menangis haru dalam pelukan Ji Cheol


Dokter Cha menunjukan video pertandingan Ji Cheol pada asistennya dan memberitahukan bahwa Ji Cheol meminum obat biru miliknya. Asistennya tampak terkejut.


“Bukankah tidak ada yang bisa melawan toksititasnya setelah meminum itu lebih dari empat kali sehari?”tanya asistennya


“Benar, karena itulah kita tidak bisa menyelesaikan obatnya. Tapi ternyata dia bisa, dialah yang kita butuhkan”kata Dokter Cha


CEO Jeong menonton percakapan mereka melalui kamera tersembunyinya. CEO Jeong tampak tidak mengerti dengan yang mereka bicarakan. Ia melirik pengawalnya, “Direktur Park kurasa kamu mengetahui sesuatu soal ini? kamu menyembunyikannya dariku?”


“Aku berniat menceritakan semuanya setelah memastikannya”kata Direktur Park


“Apa saja yang hendak kamu pastikan dibelakangku?”desak CEO Jeong


Direktur Park mengeluarkan sebotol obat biru dari saku jasnya, “Dua botol obat itu telah hilang dicuri orang. Dan salah satu dari pencurinya nampaknya telah mengonsumsi obat itu lebih dari satu kali”katanya


“Dan orang itu masih hidup?”tanya Ceo Jeong. Direktur Park mengangguk, “Ini menarik”kata CEO Jeong lagi sambil tersenyum 


Detektif Lee sedang mengamati sketsa tersangkan saat telepon dari Jun Young masuk. “Halo paman, apakah paman sudah menemukan ayahku atau teman ayahku?”tanyanya. detektif Lee mengerti mungkin detektif Cha belum menceritakan kebenarannya pada Jun Young


“Saat kak Cha Ji Woo kemari aku memberikannya obat yang ditinggalkan ayahku dan dia bilang dengan itu dia akan menemukan ayahku atau teman ayahku”kata Jun Young. Detektif Lee tak mengerti maksud Jun Young karena detektif Cha belum menceritakan apapun soal obat itu.


Dirumah Dokter Cha melihat anaknya tampak datang berkunjung, ia senang karena akan bisa makan malam bersama. Saat melihat jaket anaknya diatas kursi, ia melihat sebotol obat biru dari sakunya


Tangan Dokter Cha gemetaran melihat obat itu, ia segera meletakannya kembali saat detektif Cha datang. Kemudian mereka makan malam bersama


“Aku sudah menyerahkannya ke BFN untuk meneliti obat itu, tapi mereka bilang belum pernah menemukannya sebelumnya, mereka bilang itu sejenis obat yang masih dikembangkan. Aku membawanya kemari untuk menanyakannya pada ayah, barangkali saja ayah mengetahui sesuatu”kata detektif Cha sambil menunjukan obat itu pada ayahnya


“Setiap perusahaan obat pasti memiliki obat yang sedang dikembangkan dan biasanya pengamanannya ketat, jadi tidak mungkin ayah mengetahuinya”kata dokter Cha, detektif Cha tampak kecewa


“Dari mana kamu mendapatkannya?”tanya Dokter Cha


“Ayah pasti sudah melihat berita kasus kecelakaan mobil yang ditemukan mayat didalam bagasinya. Kasus itu sudah lama sekali tidak menemukan petunjuk, tapi akhirnya kami bisa mengidentifikasi mayatnya, namanya Choi Yong Woo. Sebelum menghilang dia meninggalkan ini dirumahnya”kata detektif Cha


Ayahnya menawarkan bantuan tetapi detektif Cha menolak, “Ayah pasti sudah sibuk, tenang saja aku pasti akan menangkap penjahat itu dengan tanganku sendiri”kata Detektif Cha


Ji Cheol menunjukan kamar baru Young Seon. Young Seon tampak menyukai kamar barunya. “Young Seon makasih, berkat kamu ayah jadi membaca sebuah buku yang sangat bagus”kata Ji Cheol


Young Seon tersenyum senang karena berkat draft novel itu ia bisa membuat orang tuanya akur kembali.

Comments


EmoticonEmoticon