3/11/2019

SINOPSIS Dae Jang Geum Is Watching Episode 25 PART 3


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: MBC
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

Ditempat makan Jin Mi asyik telponan dengan Min Hyuk, San Hae sibuk mainan rubik dan Jeong Sik sibuk membuat pangsit sendirian sembari menggerutu karena tidak ada yang mau membantunya


Karena ingin membawa beberapa untuk Min Hyuk akhirnya Jin Mi mau membantu Jeong Sik. Mereka memasak bersama didapur


“Mumpung kau membantuku, kita akan membuat yang dengan saus tomat juga. Aku akan menamakan ini ‘Pangsit Nona Mimisan’”kata Jeong SIk


Jin Mi memegang hidungnya, “Tak perlu repot membuat yang seperti itu”kata Jin Mi tersinggung


“Memangnya kamu tidak mau memakan pangsit goreng yang renyah?”kata Jeong Sik menggodaa


Akhirnya Jin Mi luluh dan menurut membuatnya


Setelah akan membungkusi pangsit dengan isinya, Jeong Sik dan Jin Mi miris melihat San Hae yang melah mengelapi daun tanaman. San Hae benar benar kurang kerjaan sampai sampai melakukan hal hal yang kurang perlu


“Kak, daripada mengelapi megan fox, bagaimana kalau kakak membantu membuat pangsit?”pinta Jeong Sik pada kakaknya. San Hae berpikir sejenak kemudian menyetujuinya


Mereka bertiga membuat Pangsit bersama sama


Sembari membuat pangsit, ingatan San Hae terus tertuju pada Seung Ah


“Sepertinya ini sudah cukup, cukup untuk memberi Seung Ah juga”kata Jeong Sik sembari membawa pangsit yang sudah dibungkus untuk direbus. San Hae makin teringat Seung Ah karena Jeong Sik menyebutnya


Jeong Sik merebus pangsit dan memasak masakan pelengkapnya


Hidangan siap dinikmati, Jeong Sik, Jin Mi dan San Hae memakannya bersama sama. Seperti biasa mereka saling memberi komentar atas makanannya


“Terimakasih makanannya, rasanya enak tapi kakak tidak nafsu makan”kata San Hae kemudian pergi meninggalkan meja makan begitu saja


Jin Mi dan Jeong Sik bingung menghadapi kakaknya


Seung Ah membuat ramen dikontrakannya sambil terus menggerutu, “Sumpah aku sial sekali, cintaku ditolak, penghangat rusak dan aku menghabiskan 100 dolar untuk peramal. Dia bilang ada dua pria? Tak tahukah kalau aku sudah ditolak? Dasar peramal penipu!”


“Kamu mimisan lagi?”tanya Min Hyuk pada Jin Mi setelah menciumnya
“Ya, sudah kubilang kan jangan cium aku. Kamu punya tisu?”kata Jin Mi


Kemudian Min Hyuk mengeluarkan tepak kecil dari sakunya. Tepak itu berisi tumpukan tisu yang sudah digulung gulung khusus untuk mimisan


Min Hyuk mengambil satu dan memakaikannya pada Jin Mi. “Aku khawatir karena kamu sering mimisan jadi aku menyiapkan ini”kata Min Hyuk


Min Hyuk juga memegang tangan Jin Mi dan meniupinya agar Jin Mi merasa hangat. Min Hyuk juga menutupkan resleting jaket Jin Mi, “Diluar dingin, kamu harus tetap hangat”kata Min Hyuk dengan penuh perhatian pada Jin Mi. 


Jeong Sik bertamu kerumah Seung Ah dan membawakannya pangsit. Keadaan Seung Ah sangat kacau, ia memakai selimut dan bersin bersin “Penghangatku rusak, jadi aku kedinginan. Tukang reservasi tidak ada yang bisa dihubungi karena ini hari libur”kata Seung Ah


Jeong Sik masuk dan mencoba memperbaiki penghangat ruangan Seung Ah. Ternyata penghangatnya tidak berfungsi hanya karena colokannya kendor. Stelah mengencangkannya penghangat pun berfungsi kembali


“Aku sudah menyelamatkanmu dari membeku menjadi es bukan?”kata Jeong Sik dengan rasa bangga. Seung Ah mengangguk dan tersenyum. Mereka kemudian ke meja makan


Jeong Sik miris melihat Seung Ah hanya makan ramen dihari tahun baru. “Tunggu, sebelum kamu pergi aku akan membuatkanmu sup pangsit hangat”kata Jeong Sik


Jeong Sik mulai memasak sup dan Seung Ah menunggu sambil memandanginya disofa. Seung Ah teringat ucapan si tukang peramal tentang dia yang selalu menjaga, melindungi dan memberimu makan. Seung Ah berfikir Jeong Sik lah orang yang cocok dengan kriteria tersebut


Seung Ah menelpon ibunya dan berbincang bincang seputar rencana kedatangan ibunya ke Seoul. Jeong Sik menguping pembicaraan mereka dan tersenyum karena berfikir calon ibu mertuanya akan datang. Jeong Sik jadi ingin merencanakan sesuatu untuk kedatangan ibu Seung Ah.

Comments


EmoticonEmoticon