10/28/2019

SINOPSIS Vagabond Episode 17 PART 1


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: SBS

Presiden Republik Korea sedang berlatih untuk pidatonya didepan rakyat nanti. “Aku suka kalimat ini, terdengar begitu indah”kata Presiden mengagumi teks pidato yang dibuat sekretarisnya


“Kita telah mengatasi krisis dengan saling bekerja sama, dan itu adalah tradisi indah yang hanya dimiliki beberapa negara. Pada saat krisis mata uang kita mengumpulkan emas dari pakaian kita, dengan tangan kita sendiri. Kerjasama itulah yang menyelamatkan Korea Selatan dari krissis seperti itu”kata Presiden dengan sangat antusias


Sekretaris Yun mendengarkan dengan penuh perhatian


“Pidato ini sudah kau konfirmasi kan, Yun?”tanya Perdana mentri kemudian sekretaris Yun mengangguk


Presiden heran, “Ada masalah? Kurasa tidak ada yang aneh dengan pidato ini”kata Presiden


“Menurutku, revisi semua kata kerja. Kata kerja harus uat, tapi ini lemah. Misalnya “Kami berkomitmen” lebih kuat dari “kami akan berkomitmen”kata perdana mentri


Sekretaris Yun menjawab “Metode Quintitian, bukankah itu sudah sangat kuno?”


Perdana mentri agak kesal karena dibantah, “Partai oposisi menentang revisi anggaran, kita tidak meyakinkan mereka tapi mengancam, itulah tujuan pidato ini”kata perdana mentri dengan nada tegas


“Proposal anggaran akan lolos, apakah perlu menggugah orang dalam keadaan seperti ini?”kata Sekretaris Yun lagi


Perdana mentri tetap tak terima dan ia menyuruh Yun mengganti seluruh isi pidatonya. 


Akhirnya presiden menyuruh perdana mentri yang memperbaiki pidato anggaran ini. 
“Kau menulis pidato untuk kampanye pemilihanku dulu. Jika mendapat sentuhan menawan dari seseorang sepertimu, aku akan merasa lega”kata Presiden


Sekretaris Yun ingin protes, namun Perdana Mentri malah menyetujuinya. 


Sekretaris Yun tampak kesal dengan perlakuan presiden dan perdana mentri


Di kedutaan, Pak Gi melakukan transfusi darah dari Dal Geon untuk Kim Woo Gi. Akhirnya kondisi Kim Woo gi sedikit menenangkan


Dal Geon lega karena berkat darahnya Kim Woo gi masih punya kesempatan hidup


Nona Park dan Do Su masih mengintai dari luar. Nona Park menyarankan Do Su untuk tidur namun Do Su menolak


“Aku bisa melakukannya tanpa tidur selama 12 hari”kata Do Su


Nona Park malah mengejek Do Su dengan menyarankannya menjadi pemain sirkus saja. Do Su kesal dengan mulut kurang ajar Nona Park


Kondisi Daal Geon tampak melemah karena sudah diambil banyak darahnya. Hae Ri menyarankan untuk menghentikan transfuse namun Dal Geon menolak


“Aku baik baik saja, sedangkan bedebah itu, jika dia mati aku tak akan tahu alasan keponakanku dibunuh”kata Dal Geon


He Sun mengganti tabung darah dan Pak Gi menepuk nepuk pipi Kim Wo gi, dan memeriksa keadaannya
“Kim Woo gi, sadarlah!”


“Dia tidak akan mati, lepaskan jarumnya”kata Pak Gi


Setelah itu Hae Ri segera melepaskan jarum transfusi Dal Geon, “Kau tidak apa apa?”tanya Hae Ri sambil memapah Dal Geon


Pak Gi memberikan snack biscuit pada Dal Geon, “Makanlah, aku tak ingin menambah pasien. Makanlah agar tak memperlambat pemulihanmu”kata Pak Gi masih dengan tampang dingin


Hae Ri kemudian menyuapi Dal Geon

Comments


EmoticonEmoticon