10/09/2019

SINOPSIS Vagabond Episode 9 PART 2


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: SBS

Kepala Jang sedang memperhatikan poto-poto kematian Michael, ia ingat ia pernah ditraktir makan oleh Michael


Kemudian Hae Ri dan temannya masuk, kepala Jang pun segera membereskan poto poto tersebut. 


“Kurasa kematian Michael berhubungan dengan jatuhnya pesawa itu. Sampai kapan kau biarkan direktur Min memerintahmu?”kata Hae Ri


Kepala Jang :”Orang yang tak kompeten dan tak kuasa bisa apa?”
Hae Ri :”Kau bilang ada yang aneh dengan bunuh diri Michael”
Kepala Jang :”Aku hanya penasaran dengan kematian temanku”


Hae Ri terus membujuk kepala Jang agar mau menyelidiki kasus ini, namun kepala Jang bilang sebaiknya menyerah saja karena kasus ini bukan kasus yang bisa dipecahkan oleh orang biasa seperti Hae Ri


Bukannya menyerah, Hae Ri malah mengatakan Kepala Jang pengecut, temannya segera membawanya keluar sebelum emosinya meledak ledak. 


Kepala Jang melihat lagi foto tangan Michael, kemudian ia menelpon seseorang
“Michael dibunuh, seorang kidal tak mungkin memakai tangan kanannya untuk bunuh diri. Periksa jadwal Michael di Portugal.”katanya


Dal Geon makan siang bersama temannya sambil terus mengecek laman internet. Namun tidak ada satu pun berita atau artikel yang memuat pernyataannya barusan.


“Padahal tadi mereka sangat antusias dengan pernyataanmu, tapi tidak ada satupun artikel yang muncul. Mungkinkah wanita itu sudah mengendalikan mereka?”kata temannya


Dal Geon mencoba menelpon Hae Ri berkali kali, namun Hae Ri tak menjawabnya karena bingung akan mengatakan apa pada Dal Geon.


Kemudian adiknya menelpon dan mengatakan bahwa ibunya butuh uang lagi. Hae Ri kesal atas kelakuan ibu dan adiknya, ia menutup telepon dan tampak sangat stress


Teman Hae Ri terlihat kasihan melihat Hae Ri, ia akhirnya mencoba membantu dengan menemui Se Hun, temannya di divisi inspeksi


Teman Hae Ri terus menantang Se Hun untuk minum, sampai akhirnya Se Hun ingin pergi ke toilet. 


Ketika Se Hun pergi ke toilet dan meninggalkan jasnya, teman Hae Ri langsung mengambil tanda pengenal Se Hun dan memberikannya pada Hae Ri


Hae Ri langsung pergi kepusat inspeksi untuk mencari fail videonya. Namun diperjalanan ia sempat berpapasan dengan kepala Min. kepala Min berbasa basi menasihatinya untuk diam dan tak melakukan hal yang macam macam demi keselamatannya


Hae Ri tak peduli, ia terus melangkah masuk keruang inspeksi dengan memakai tanda pengenal Se Hun.


Hae Ri mengambil flasdisk temannya yang disita pusat inspeksi dan membukanya, namun fail video yang ia cari tak ditemukan. Hae Ri langsung menelpon ketua inspeksi, Pak Gi dan mengajaknya bicara


Pak Gi sedang menonton aksi Hae Ri lewat cctv kantornya. Ia menerima ajakan Hae Ri. Sebelum pergi, ia menghapus rekaman cctv yang merekam aksi illegal Hae Ri


Hae Ri menemui Pak Gi di perpustakaan umum.
“Jelaskan padaku kenapa diska lepas yang disita tim mu terkena virus? Kau menutup nutupi ini?”kata Hae Ri


“Perintah Direktur, kita harus patuhi itu. Jika cukup percaya diri cobalah ungkap kasus itu sendiri”kata Pak Gi
“Menurutmu aku tidak bisa?”kata Hae Ri
“Tidak, kau tahu itu”kata Pak Gi lagi dengan nada datar. Hae Ri kesal dan meninggalkannya


Pak Gi ternyata merekam pembicaraan mereka, ia memberikan rekamannya pada Se Hun.
“Beri ke anggota dewan Lee Sang-bok, mereka akan lebih berpengaruh daripada kejaksaan”kata Pak Gi


Hae Ri juga ternyata diam diam merekam pembicaraanya dengan Pak Gi tadi. Dal Geon lagi lagi menelpon, kali ini Hae Ri menjawabnya dan mengajaknya bertemu


Hae Ri mengatakan pada Dal Geon bahwa rekaman videonya hilang terkena virus. 
Dal Geon :”Kau tidak percaya itu bukan? Kau masih ingat kejanggalan yang terjadi pada kita setiba di Seoul bukan?”
Hae RI :”Aku tahu, lalu kenapa?”
Dal Geon :”Itu berarti ada mata mata didalam BIN yang bekerja untuk mereka. Kita harus menemukannya”
Hae Ri :”Aku tidak punya kuasa sebesar itu”


Dal Geon menggebrak meja dan meneriaki Hae Ri karena tak bisa melakukan apa apa. Hae Ri balik meneriaki Dal Geon


“Apa yang bisa kulakukan jika atasanku menutupinya? Ayahku wafat karena menyelamatkan delapan nyawa anggota militer, dia pahlawan, tapi keluarganya hidup susah. Rasa tanggung jawab? Abdi Negara? Aku tak peduli itu semua, aku melakukan ini hanya untuk bertahan hidup. Jika aku dipecat, keluargaku akan hidup dijalanan”kata Hae Ri, kemudian ia pergi
Comments


EmoticonEmoticon