11/28/2019

SINOPSIS Vagabond Episode 28 PART 1


Penulis Sinopsis: Nona Senja
All images credit and content copyright: SBS

Konferensi pers dimulai, perdana mentri memasuki ruangan dan menyapa para peserta yang hadir. 


Perdana Mentri memulai dengan memutar rekaman percakapan Jessica dengan pengacaranya yang mengatakan bahwa Presiden bersekongkol dengan Jessica dalam menutupi kebenaran kecelakaan B357


Seluruh peserta yang hadir mulai heboh. Mereka tak menyangka bahwa Presiden terlibat. Salah satu wartawan meminta bukti lain yang lebih kuat pada perdana mentri


Perdana mentri mengatakan bahwa ia baru saja menemukan bahwa John n Mark menginvestasikan 500 miliar dolar ke perusahaan di Singapura yang ternyata itu adalah perusahaan fiktif Presiden


Presiden menyaksikan konferensi per situ di televisi ruangannya dengan sangat emosi. Ia begitu marah dengan tindakan perdana mentri


Sekretaris Yun juga menyaksikan konferensi pers itu


Salah seorang wartawan menanyakan alasan perdana mentri membeberkan aib Presiden padahal perdana mentri dikenal sangat dekat dengan presiden. Kemudian perdana mentri meminta seluruh wali korban yang hadir untuk berdiri


Perdana mentri mengatakan ia terharu melihat aksi Cha Dal Geon dan para wali korban lainnya yang sampai mempertaruhkan nyawa demi membawa Kim ke pengadilan dan mendapatkan kebenaran


“Dari mana datangnya keberanian itu? Itu karena mereka percaya pada Korea, mereka percaya Negaranya akan bertindak adil, oleh karena itu saya selaku aparat Negara harus merespon kepercayaan mereka”kata Perdana Mentri. 


Setelah itu ia turun dari podium dan menunduk memohon maaf langsung pada wali korban. Ia juga menyalami Dal Geon


 Presiden meminta sekretaris Seo untuk mengadakan rapat darurat dengan para sekretaris Negara. Ia juga minta agar bisa bertemu dengan Sekretaris Yun secepatnya


Sekretaris Seo keluar dari ruangan Presiden dan segera melaporkan rencana Presiden pada Perdana Mentri


Presiden masuk sendiri kedalam kamar sekretaris Yun yang sedang terbaring. 
“Permintaanku sederhana, tidurlah yang dalam selama satu dekade ini, kuharap dunia akan lebih baik saat itu, saat kau bangun aku akan memberimu hadiah besar, tapi untuk saat ini kau tak boleh bangun, Han gi”kata Presiden 


Sekretaris Yun yang sebenarnya sadar, sangat sedih mendengar ucapan Presiden padanya. Ia meneteskan air mata


Dal Geon sedang minum bersama Hae Ri. Dal Geon Nampak tidak senang dan merasa perdana mentri sedang bersandiwara dengan memanfaatkannya. 


Pak Gi tiba tiba muncul dan membenarkan kecurigaan Dal Geon. “Hakim yang membebaskan O Sang Mi adalah An Seung-tae yang ternyata sangat dekat dengan Perdana Mentri”kata Pak Gi


Hae Ri :”Maksudmu Perdana Mentri membebaskan Bu O?”
Dal Geon :”Apa alasannya membebaskan Bu O?”
Pak Gi :”Kita sudah mulai menyelidiki ini secara diam-diam, jadi jangan berisik”


“Perdana Mentri menyerang Presiden, jika Presiden sampai mengundurkan diri siapa yang paling diuntungkan? Perdana Mentri. Itu artinya, kecelakaan pesawat itu bukan hanya ada keganjilan, tapi juga ada isu politis”kata Pak Gi menyimpulkan asumsinya


Dal Geon dan Hae Ri merasa sesak dengan kenyataan tersebut


Di rumah makan ayam peluru, vagabond dengan lincah mengoperasikan jarinya sampai akhirnya sukses meretas situs CIA di Amerika. Hwa Suk begitu terkagum-kagum dengan kemampuan vagabond


“Tapi bagaimana jika kita tak bisa menemukan Jerome di CIA?”tanya Hwa Suk
“Maka kita juga akan meretas MI6 di Inggris, setelah itu FSB di Rusia, Mossad di Israel, CIRO di Jepang, DGSE di Prancis dan BND di Jerman”kata Kepala Gang


Hwa Suk bengong, ia tak habis pikir Vagabond bisa meretas semua badan Intelijen dunia


Saat diperjalanan pulang, Hae Ri merasa kesakitan lagi pada kakinya. Dal Geon dengan sigap ambil posisi dan langsung menggendong Hae Ri


Sambil berjalan Dal Geon tiba tiba mengingat Reporter Jo bu Yeong dari harian Pyeonghwa, ia mengatakan ada yang mengganjal. Hae Ri menawarinya untuk kesana bersama besok dan Dal Geon pun setuju


Hae Ri :”Aku jadi ingat ayahku, dia dulu sering menggendongku seperti ini”
Dal Geon :”Minta saja padaku, aku akan menggendongmu kapanpun”
Kemudian mereka berdua saling tersenyum
Comments


EmoticonEmoticon